Meski terkendala masalah elektrik pada jet daratnya, driver Pebalap yang tergabung di tim Pertamina Arden itu masih di posisi sepuluh besar pebalap tercepat.
Pada sesi latihan ini, semua tim menjalani "qualification run" dan "race run," di mana setiap tim menjalani latihan untuk menghadapi sesi kualifikasi. Dengan demikian jumlah putaran yang dihabiskan pebalap tidak terlalu banyak karena mereka fokus mengejar waktu tercepat.
Sementara "race run" setiap tim dihadapkan kondisi untuk balapan. Jumlah putaran yang dilahap pebalap pun jauh lebih banyak dibanding qualification run.
Pada sesi latihan pagi Sean membuat catatan waktu tercepat satu menit 29,906 detik. Sayangnya saat penampilan Sean seÂdang bagus, masalah elektrik mengganggu mobilnya. Throttle sensornya bermasalah dan harus diganti.
Memasuki sesi latihan sore, masalah elektrik belum juga teratasi. Dibutuhkan waktu 20 menit untuk pergantian sparepart. Akibatnya, Sean hanya punya sisa waktu sepuluh menit untuk menyelesaikan sesi latihan.
Kondisi ini tentu sangat tidak ideal karena untuk race run peÂbalap membutuhkan putaran yang lebih banyak. Namun, Sean masih bisa menembus posisi sepuluh besar pebalap tercepat. Dia mengukir waktu tercepatnya yakni satu menit 30,680 dan berada di posisi kesembilan.
Posisi teratas ditempati pebalap tim Rapax Nyck De Vries. Pebalap asal Belanda ini menorehkan catatan waktu satu menit 29,223 detik. Rekan setim Sean, Norman Nato sempat membuat catatan waktu tercepat pada sesi latihan pagi. Torehan waktunya satu menit 28,445 detik.
Seperti musim 2016, balapan musim ini juga akan berlangsung sebanyak 11 series. Setelah sesi latihan di Barcelona sampai hari Rabu, para pebalap kembali mendapat kesempatan menjalani sesi latihan kedua di sirkuit Sakhir, Bahrain pada 29-31 Maret 2017.
Setelah itu, balapan musim 2017 dimulai di sirkuit Sakhir, Bahrain pada 14-16 April 2017. ***
BERITA TERKAIT: