Sama seperti pertandingan derby lainnya, pertemuan antara kedua tim juga berlangÂsung dengan intens dan panas. Fans pun juga menyikapi pertandingan ini dengan luar biasa yang mereka tunjukkan sejak sebelum pertandÂingan dimulai.
Pertandingan lantas berjalan dengan ketat dan keras. Genoa sebenarnya pantas saja bermain dengan 10 orang ketika Isaac Cofie melakukan dua pelanggaran keras meski wasit masih berbaik hati pada gelandang tuan rumah tersebut. Ketatnya situasi di lapangan tengah pada akhirnya memaksa kedua tim tak bisa menciptakan banyak peluang lagi sampai babak pertama selesai.
Beda halnya ketika babak kedua sudah dimulai. Sampdoria langsung memberikan tekanan masif melalui sepakan keras Muriel yang memaksa Eugenio Lamanna bekerja keras mengamankan gawangnya.
Kebuntuan akhirnya terpecahkan ketika pertandingan sudah memasuki menit 71. Sebuah kesalahan dari Munoz berakibat fatal ketika bola berhasil dicuri oleh Luis Muriel. Striker Kolombia itu terkenal gesit dan memiÂliki kecepatan bagus sehingga tak sulit baginya untuk sesegera mungkin memanfaatkan situasi itu untuk diubah menjadi keunggulan bagi timnya.
Hasil itu memuaskan pelatih Sampdoria, Marco Giampaolo. Tak percuma, membakar semangat anak asuhnya suntuk menciptakan sejarah jelang laga dimulai.
Sampdoria menjadi tim pertama yang dua kali menang di Derby della Lanterna dalam semusim sejak 1960. Seperti diketahui, pada pertemuan derby pertama, Sampdoria menang 2-1 pada Oktober lalu.
"Senang sekali kami meraih dua kemenanÂgan derby dalam semusim. Sejak 1960 tak ada tim yang bisa melakukannya dalam Derby della Lanterna. Sejarah, tercipta Il Samp!" sebut Giampaolo seperti dilansir
Football Italia. ***
BERITA TERKAIT: