Demikian disampaikan Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung seperti dilansir dari laman
setkab.go.id, Sabtu (17/12).
"Kita menginginkan ini menang karena ini sudah satu kaki, satu langkah ada di tangga juara. Kami meyakini semangat yang ada. Dan materi pemain walaupun Andik tidak bisa main, tetapi Boaz, mudah-mudahan juga Rizki Pora, kemudian Lilipaly, dan semuanyalah. Hansamu, bisa membuat gol kembali dengan kepalanya, dan gol kemarin itu luar biasa," kata Seskab.
Soal kemungkinan pemberian apresiasi kepada Timnas, Seskab mengatakan, biar Presiden yang akan menyampaikan. Namun ia mengingatkan, syaratnya menang.
Meski tidak menyaksikan langsung pertandingan tersebut, dan akan menyaksikannya di Tanah Air, menurut Seskab, Presiden sudah berkomunikasi dengan Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi, dan juga Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, yang juga minta izin untuk menyaksikan pertandingan tersebut, termasuk Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, dan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi.
"Ya mudah-mudahan dengan kehadiran itu menambah semangat. Dan sekali lagi kita mengharapkan setelah lima kali masuk final, ini adalah final yang memberikan kebahagaiaan bagi kita semua," jelas Seskab.
Saat ditanya berapa skor akhir pertandingan, Seskab Pramono Anung mengaku dirinya bukan orang yang suka nebak-nebak. Tapi dirinya mendoakan agar Timnas Indonesia menang, karena ini benar-benar bisa menjadi kado akhir tahun bagi bangsa Indonesia.
[rus]
BERITA TERKAIT: