Meski menguasai bola sebesar 58 persen, Spurs kesulitan menciptakan peluang bersih.
The Lilywhites dibuat kerepoÂtan oleh pressing Leverkusen.
Hanya dua percobaan yang berhasil mengarah ke gawang. Jumlah yang sama dicatatkan Leverkusen, tapi mereka berÂhasil mencetak gol dan akhirnya menang 1-0.
Salah satu peluang terbaik Spurs adalah dari bola mati lima menit jelang waktu normal tuntas. Tapi sepakan Eric Dier cuma menghantam mistar gawang.
"Sangat mengecewakan kami tidak bisa mencÂetak gol, tidak cuma saya. Kami semua sangat kecewa dan ini membuat kami berada dalam posisi sulit sekarang," kata Dier.
Kekalahan ini menjadi kerugian besar untuk skuat Mauricio Pochettino. Mereka kini turun ke posisi tiga dengan nilai empat dari empat laga. Dengan sisa dua partai lagi, mereka tertinggal empat poin dari AS Monaco di posisi teratas dan dua angka dari Leverkusen di tangga kedua.
"Kalau Anda ingin menjadi sebuah tim besar, Anda harus langsung bangkit jadi kami harus bisa melakukan itu," ujarnya.
Kekalahan ini juga membuat Spurs semakin dalam posisi tertekan. Mereka sudah enam partai terakhir tak memeÂtik kemenangan, empat kali imbang dan dua kali kalah. Akhir pekan ini mereka ditunggu derby kontra Arsenal.
Sementara itu, pelatih Leverkusen, Roger Schmidt puas dengan performa anak asuhnya.
Schmidt menilai kemenangan atas Spurs diraih dengan sepantasnya. Meski kalah dalam penÂguasaan bola, Leverkusen tak membiarkan Spurs memberikan banyak ancaman serius ke gawang.
"Kami sudah tahu Tottenham akan punya peluang, tapi kami tetap solid di belakang," kata Schmidt. Kedua sepakan tepat sasaran Spurs dilanÂcarkan Christian Eriksen dari luar
kotak penalti, mudah diamankan kiper. Peluang terbaik dari Spurs lainnya adalah melalui tendangan bebas Dier, yang dimentahkan mistar gawang.
"Mengalahkan Spurs, yang belum kalah di Premier League, itu luar biasa," jelasnya.
Kemenangan juga dipetik Sevilla dari Dinamo Zagreb dengan skor telak 4-0 dalam lanjutan Liga Champions di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan. Hasil ini membuat Sevilla hampir pasti lolos ke babak 16 besar.
Empat gol itu dicetak Luciano Vietto (‘31), Sergio Escudero (‘66), Steven N'Zonzi ('80), dan Wissam Ben Yedder ('87).
Sedangkan Zagreb makin tersungkur di dasar klaseÂmen dan belum meraih satu poin pun. Dengan dua laga tersisa, Sevilla unggul 6 angka dari Lyon, juga unggul besar dalam selisih gol. Sevilla diuntungkan karena dalam laga lain Juventus hanya bermain imbang 1-1 dengan Lyon, sehingga baru mengemas nilai 8. ***
BERITA TERKAIT: