Petinju Inggris itu mengaku tidak bisa lagi menjalani karirnya di atas ring lantaran penyakitnya yang tak kunjung sembuh, dan berniat pensiun.
"Malam ini Tyson Fury mengumumkan melepas sabuk gelar juara dunia kelas berat WBO, WBA, dan IBO agar bisa berkonÂsentrasi sepenuhnya pada proses pemulihan dan pengobatan," buÂnyi pernyataan manajemen Fury di
BoxingNewsOnline.net. Petinju 28 tahun tersebut beÂlum naik ring lagi setelah menÂgalahkan Wladimir Klitschko pada akhir November 2015. Sejak itu Fury mengaku seÂdang bergulat melawan depresi sampai-sampai mengonsumsi narkoba. Akibat masalah ini seÂmua gelarnya akan dilucuti.
Selain itu Fury juga sudah dua kali batal naik ring lagi mengÂhadapi Klitschko, yakni pada bulan Juli karena cedera engkel dan bulan lalu atas kondisi medis yang tidak dirinci. Tapi akhÂirnya, dia memilih melepaskan gelarnya sendiri.
"Perburuan gelar-gelar juara dunia haruz tetap aktif dan membuat para penantang bisa mengejar sabuk lowong yang dulu saya raih dengan bangga dan juga sempat saya sandang sebagai juara kelas berat," kata Fury dikutip
Reuters. Meski berat, Fury mengaku, terpaksa mengambil keputusan itu demi kelangsungan dunia tinju profesional dan kesembuhannya.
"Saya telah mengambil kepuÂtusan berat sarat emosi unÂtuk melepas sabuk-sabuk gelar juara dunia yang amat berharga. Sekarang saya menghadapi tanÂtangan besar lain dalam hidup," tuturnya.
Sebelum melepas sabu-sabuk juaranya, Fury sempat berlama-lama melihat sabuk-sabuk juara itu, Selasa (11/10). ***
BERITA TERKAIT: