"Alhamdulillah kalau mau dicabut. Semoga bukan cuma wacana," ucapnya, Rabu malam (27/4).
Menurut Djamal, pembekuan PSSI selama setahun lebih tidak membuah hasil apa-apa. Sepak bola Indonesia justru semakin terpuruk. Kompetisi tidak ada, pembinaan usia dini juga tidak jalan.
"Selama satahun lebih dibekukan nggak ada hasilnya. Nggak ada perubahan apa-apa. Makanya, sanksi pembekuan itu harus segera dicabut supaya Indonesia tidak lagi dikucilkan di internasional," jelasnya.
Djamal berharap, pencabutan sanksi itu dilakukan sebelum 9 Mei nanti. Sebab, pada 9 Mei, FIFA akan menggelar rapat Komite Eksekutif. Kemudian, pada 12 Mei acara dilanjutkan dengan kongres tahunan FIFA. Jika sampai tanggal itu pembekuan PSSI tidak dicabut, Indonesia bakal kena sanksi dari FIFA lebih lama lagi.
"Kalau sampai tanggal 12 pembentukan PSSI belum dicabut, maka akan masuk dalam agenda kongres FIFA. Kalau masuk kongres, pembatalannya harus melalui kongres lagi. Kalau itu terjadi, merana kita. Sepak bola kita tidak akan bisa ikut di Sea Games, AFF, dan yang lainnya. Kita nggak bisa apa-apa lagi," tandasnya.
[wah]
BERITA TERKAIT: