Driver kebangsaan Prancis itu tampil cukup memuaskan saat membela Lotus sejak tahun 2012. Grosjean telah berhasil meraih 10 podium, dan musim ini pebalap berusia 29 tahun itu sukses meraih podium ketiga di GP Belgia. Dengan raihan positif itulah membuat Haas memÂpercayakan Grosjean sebagai pembalap utama mereka.
"Keputusan ini adalah strateÂgi jangka panjang. Kami ingin memiliki pebalap yang bisa membawa tim memimpin di musim 2016. Romain adalah salah satu kandidat, dia sudah bertahun-tahun ada di F1 dan tampil gemilang bersama Tim Lotus." kata Gene Haas, pemiÂlik bersama Tim Haas dikutip PlanetF1, kemarin.
Tim Haas beridiri pada April 2014. Setelah sukses di NASCARS print Cup Serie, mereka akhirnya bergabung dalam balapan Formula One dengan pemilik Gene Haas. Tim Haas ingin memulai debut mereka di musim 2015, namun hal ini ditunda hingga musim balapan 2016.
Sedangkan Grosjean sebeÂlumnya ingin bergabung denÂgan Ferrari. Malah ia sudah hampir bergabung dengan Tim Kuda Jingkrak itu awal tahun ini. Grosjean diprediksi bakal diplot untuk mengganti Kimi Raikkonen yang sudah berusia 35 tahun. Namun sayang, pihak Ferrari rupanya masih ingin mempertahankan Raikkonen dengan memperpanjang konÂtraknya.
"Untuk semua orang yang bekerja di bidang motorsport, insinyur, mekanik, pebalap, itu adalah sebuah mimpi. Tapi warna merah itu yang istimeÂwa. Akan sangat baik untuk masa depan, tetapi ada lebih banyak langkah dibalik itu," ujar Grosjean.
Selain Grosjean, Tim Haas juga kabarnya akan segera merekrut pebalap kedua mereka. Pebalap Sauber, Esteban Gutierrez disebut-sebut menjadi kandidat terkuat. ***
BERITA TERKAIT: