Anehnya, KONI hingga kini tak memanggil Aisyah untuk membela Tanah Air dalam event internasional yang akan berlangsung di Singapura tersebut. Padahal, pelatihnya telah mengajukan Aisyah agar membela Indonesia dalam Sea Games.
"Kemarin, Minggu 25 April 2015, Aisyah kembali meraih emas dalam kejuaran anggar internasional, MMU Fencing Championship Open di Melaka, Malaysia," kata pelatih Aisyah, Fitri mengutip dari
RMOLJakarta.Com, Selasa (28/4).
Sebelumnya, lanjut Fitri, Maret 2015 lalu, atlet binaannya juga berhasil meraih emas dalam ajang internasional lainnya, FT Open Kuala Lumpur Fencing championship. Dalam kejuaraan ini, Aisyah pun mengalahkan atlet timnas Malaysia, Laura simon
Karena kekalahan tersebut, Malaysia pun akhirnya kembali mengirim atlet mereka untuk berlatih ke luar negeri, Perancis dan Italia.
"Info tersebut saya dapat dari media Malaysia. Mereka kira Aisyah akan ikut Sea Games," ungkap Fitri.
Sayangnya kekhawatiran Malaysia tak terwujud. Pasalnya, Aisyah tak akan membela Indonesia dalam ajang Sea Games Singapura. KONI atau KOI tak mau memanggil Aisyah, bahkan untuk ikut seleksi sekalipun.
"Kami tak pernah dipanggil untuk ikut seleksi atlet anggar yang akan membela Indonesia atau masuk dalam program Indonesia Emas," ungkap Fitri.
Padahal, lanjutnya, telah beberapa kali surat dikirimkan ke lembaga atau instansi terkait, agar Aisyah bisa ikut berlaga di Sea Games mendatang. "Saya tidak mengerti, kenapa keinginan kami untuk membela negeri ini dihalangi," akunya heran.
Bahkan, lanjut Fitri, Aisyah difitnah oleh oknum KONI, tidak lolos seleksi pelatda dan pelatnas. "Padahal, sekalipun kita tak pernah dipanggil untuk seleksi. Yang ada, keinginan kami untuk ikut seleksi ditolak tanpa alasan yang jelas," papar Fitri.
Seandainya Aisyah ikut seleksi dan gagal, lanjut Fitri, dia pasti tidak akan protes. "Saya yakin, insya Allah, Aisyah pasti lolos jika ikut seleksi," yakin Fitri.
Pria ini juga menilai, dari beberapa atlet anggar yang telah dipilih KONI untuk ikut Sea Games mendatang, sebagian besar kualitasnya di bawah Aisyah.
"Silakan dicek dan bandingkan prestasi yang telah diraih Aisyah dengan atlet anggar yang telah dipilih KONI. Kalau memang kurang yakin juga, kalau perlu kita adakan seleksi diantara mereka dengan Aisyah, siapa yang lebih baik," tantang Fitri.
Berikut daftar prestasi yang diperoleh Aisyah
Tahun 2015:
1. Juara 1 MMU Fencing Championship Open, Malaysia
2. Juara 1 FT Open Kualalumpur Fencing Championship
Tahun 2014:
1. Juara 1 Malaysia Open.
2. Juara 2 Singapore Internasional Fancing Cup.
3. Juara 1 Penang POWIS U-23 Championship, Malaysia.
4. Rangking 10 Singapore Open yang diikuti 40 peserta dari 12 negara Asia dan Eropa.
5. Rangking 16 Hongkong Open yang diikuti 50 peserta dari 16 negara Asia dan Eropa.
Tahun 2013:
1. Juara 3 Asian Varsity perseorangan di Singapura. Untuk tim meraih emas.
2. Juara 3 Malaysia Open Swashbuckler Fancing Duel. Untuk tim juara 2.
Tahun 2012
1. Meraih perunggu dalam kejuaran junior anggar nasional.
2. Mengikuti kejuaran kadet junior Asia di Bali.
3. Juara dua kejuaraan Malaysia Open 2012.
4. Juara dua Swahsbuckler Fancing Malaysia 2012.
5. Juara Tiga (Tim) Kejuaraan Singapore Junior Championship 2012.
6. Rangking 12 kejuaraan Asia U-23 Filipina
.[wid]
BERITA TERKAIT: