Begitu ditegaskan Jurubicara Kementerian Pemuda dan Olahraga, Gatot S Dewa Broto dalam
talkshow akhir pekan di bilangan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (25/4).
"Tidak ada satu katapun dari kami yang mengatakan dihentikan kompetisinya, atau dibalik sebaliknya, yang terjadi kemarin kompetisi dihentikan itu karena PSSI per 12 April," jelas Gatot.
Gatot menekankan, siapapun nanti bisa jadi operator ISL. Dalam SK Menpora nomor 01307 tahun 2015 tanggal 17 April 2015 tentang Penggunaan Sanksi Administrasi berupa Kegiatan Keolahragaan PSSI Tidak Diakui pun disebutkan hal itu. Termasuk, dalam surat Kemenpora belum lama ini kepada FIFA juga dijelaskan bahwa kompetisi ISL tetap berjalan.
Berkaitan hal itu, jelas Gatot, hari Senin (27/4) depan, PT Liga dan 16 klub rencananya diundang ke Kemenpora.
"Kami tidak yakin semua bisa datang, kalau datang
alhamdulillah, apa sih agendanya? kami ingin tahu sendiri apa yang terjadi di liga, di klub, dan lain sebagainya. dan kami ingin menunjukkan komitmen tidak ingin kompetisi berhenti begitu saja," tegasnya.
Gatot yang pernah menjabat kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Komunikasi dan Informasi menambahkan bahwa pihaknya juga tak mau dianggap bertindak
abuse of power dengan serta merta menginstruksikan untuk klub memulai kompetisi
.[wid]
BERITA TERKAIT: