Tak ada satu kemenangan pun yang mampu diraih Ferrari dari 19 seri pada musim lalu. Di klasemen konstruktor, tim yang saat itu digawangi oleh Raikkonen dan Fernando Alonso pun kalah bersaing dengan MerÂcedes, Red Bull, dan bahkan Williams.
Musim ini Ferrari tentu mengÂharapkan hasil yang lebih baik. Target itu akan dipikul oleh RaiÂkkonen yang kini berpasangan dengan Vettel yang sebelumnya berkiprah dengan Red Bull. "Mereka adalah dua pebalap berbeda," kata Prinsipal Tim Ferrari Maurizio Arrivabene seperti dilansir
Autosport.Kimi jenis orang yang tak suka bicara mengenai hal-hal bodoh; ia suka bicara serius. Jadi dalam dua menit ia bisa saja tiba-tiba berhenti bicara dan menyuÂruh Anda pergi, atau setelah dua jam ia malah memeluk Anda! Orang-orang bilang itu aneh. (Tapi) Para pebalap memang begitu. Namun, ia orang yang baik dan juga pebalap bagus.
Seb berbedaâ€"dia itu profeÂsional super. Ia mengingatkan saya kepada seorang Jerman lain...(Michael Schumacher). Ia juga orang yang lucu. Ia orang yang membumi; amat sederhana tapi saya tak terkejut ia sudah meraih empat gelar juara dunia. Saya terkesan dengan konsenÂtrasinya dan caranya mengurusi detil pada mobil. Ia membuat catatan-catatan dan bicara menÂgenai hal tersebut dalam briefÂing. Itu bagus.
"Setelah Michael, baru ada Kimi lagi yang menjadi juara dunia bersama Ferrari. Kami puÂnya kombinasi sempurna. Kami memiliki dua pebalap berbeda tapi keduanya sama-sama penuh komitmen," tegasnya. ***
BERITA TERKAIT: