"Indonesia telah menyelenggarakan sejumlah pertandingan multi-olahraga seperti Asian Games 1962, SEA Games, dan Asian Beach Games. Kenangan indah itu tidak akan terjadi tanpa dukungan dari pemimpin dan rakyatnya," kata Sheikh Ahmad.
Sheikh Ahmad Al Fahad Al Sabah percaya Indonesia dapat menyelenggarakan Asian Games 2018 dengan aman dan lancar. Asalkan fasilitas pendukung yang tengah dibangun dapat selesai tepat waktu. "Saya harap ada infrastruktur pendukung seperti jalan tol dan transportasi masal. Semoga anak muda dapat menikmati pertandingan itu," kata Presiden OCA.
Menpora Imam Nahrawi juga mengatakan Indonesia siap menyelenggarakan perhelatan olahraga terbesar se-Asia itu. "Kegiatan itu kami harapkan bukan sekedar adu ketrampilan tapi juga pertukaran wawasan antara bangsa Asia," kata Imam.
Penyelenggaraan Asian Games 2018, lanjut Imam, membutuhkan kerja sama dari pihak eksternal seperti OCA dan pihak internal seperti kementerian-kementerian dan lembaga terkait, termasuk pemerintah daerah, KOI, Komite Olahraga Nasional Indonesia, Prima, dan sejumlah pengurus cabang-cabang olahraga.
"Kami mohon kepada Presiden OCA agar diberikan dukungan dan bimbingan penuh agar kami dapat menyelenggarakan pertandingan itu sesuai standar OCA dan lebih baik dibanding penyelenggaraan Asian Games sebelumnya," kata Menpora Imam.
Kedatangan Presiden OCA di Jakarta didampingi Sekretaris Jenderal OCA Raja Randhir Singh dari India. Sebelumnya, Direktur Umum OCA Husein Al-Musallam mengunjungi Jakarta pada 19-23 Desember untuk memastikan kesiapan awal Indonesia, salah satunya mengenai anggaran.
[wid]
BERITA TERKAIT: