Pelajar kelas dua tersebut tewas mengenaskan akibat sabetan celurit pada bagian tubuhnya di Jalan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (15/5) sore.
"Kita mau pulang dihadang oleh musuh dari STM DKI/SMKN 53 di daerah Sahabat, terus dilempar batu otomatis kita melawan, tahu-tahu Wahyu sudah terkapar," tutur salah seorang teman korban ,Ridwan saat di rumah duka, Rabu malam.
Kanit Reskrim Polsek Cengkareng, AKP Khoiri saat dihubungi mengatakan, berdasarkan laporan yang diterima kejadian naas tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB.
"Korban tewas terkena benda sajam (senjata tajam), akibat tawuran antar pelajar," kata AKP Khoiri.
Korban mengalami pendarahan cukup serius akibat sabetan yang cukup dalam di bagian pinggang sebelah kiri. Namun tak tertolong saat menjalani perawatan di RSUD Cengkareng sebelum akhirnya dibawa ke rumah duka di Jalan Gg. Madrasah RT 02 RW 01 Kalideres Jakbar.
"Kami sedang cari pelaku yang membacok korban Wahyu," kata Khoiri.
[wid]
BACA JUGA: