Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

Terjadi Disharmoni AVB Dan Pemain

Lampard Buka Kartu

Senin, 27 Februari 2012, 08:12 WIB
Terjadi Disharmoni AVB Dan Pemain
Frank Lampard

RMOL. Rumor mengenai situasi tak kondusif di ruang ganti Chelsea ternyata tak sekedar kabar bu­rung. Gelandang gaek Frank Lam­pard mengakui bahwa hu­bu­ngan pela­tih Andre Villas-Boas dengan para pemain tak begitu bagus.

The Blues terpuruk pada mu­sim ini. Mereka hampir meng­ak­hiri musim tanpa trofi. Di Liga Cham­pions kekalahan telak dari Napoli pada leg pertama 16 be­sar mem­buat mereka menjalani misi mus­tahil untuk lolos ke ba­bak selan­jutnya di leg kedua nan­ti. Se­men­tara di Liga Premier, kekalahan demi kekalahan mem­buat Chelsea berada di peringkat empat terpaut 17 poin dari pe­mim­pin klasemen Manchester City.

Buruknya performa Lampard Cs salah satunya karena terjadi perseteruan di kamar ganti Si Biru. Disinyalir beberapa pema­in tidak senang dengan pilihan sku­ad yang ditetapkan Villas- Boas, terutama pemain senior. Pelatih asal Portugal itu memang lebih memilih pemain yang ma­sih muda dan bugar ketimbang pe­main senior yang sudah gaek dan tidak fit lagi.

Bahkan, saking hebatnya kri­sis internal yang terjadi, pemain senior seperti Didier Drogba ha­rus turun tangan. Saat hanya ber­main seri dari Birmingham City di babak kelima Piala FA, bom­ber Pantai Gading itu terlihat mem­berikan team talk di jeda pertandingan. Chelsea yang di babak pertama sempat tertinggal 1–0 akhirnya mam­pu membalas di ba­bak kedua. Tapi beberapa hari kemudian, Drogba mem­ban­­tah hal tersebut.

“Saya rasa, dari luar, anda mung­­kin bisa melihat bahwa hu­bungan kami tidaklah ideal, tapi yang terpenting adalah tidak ter­lalu memusatkan perhatian ter­ha­dap hubungan individu,” jelas Frank Lampard saat timnya baru saja meraih kemenangan 3–0 dari Bolton Wanderers, se­per­ti dilansir Football 365.

“Ada beberapa masalah. Se­jum­lah pemain tidak suka jika me­reka tidak bermain. Tapi tidak pernah ada peristiwa para pe­main berontak dan memperta­ruhkan nasib klub,” lanjutnya.

Lampard menjadi salah satu pe­­main senior yang sering di­bang­ku cadangkan AVB. Laga melawan Bolton adalah kali per­tama pesepakbola 33 tahun itu dimainkan sejak awal setelah se­lalu dibangkucadangkan di dua laga sebelumnya. Satu gol berha­sil disumbangkan Lampard da­lam kemenangan 3-0 itu dan pe­nam­pilannya relatif bagus. [Harian Rakyat Merdeka]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA