Stoner mengatakan, dia meÂngÂalami grip belakang yang kuÂrang sempurna meskipun pada akhirnya finis di posisi kedua saat menjalani latihan kedua.
“Hari ini sejujurnya saya meÂngÂaku was-was karena hasilnya positif. Rasanya bagian depan saÂngat aneh, saat memasuki tiÂkungan dan pertengahan tak beÂgitu bagus. Kami juga perlu meÂnemukan lebih banyak grip di baÂgian belakang karena saya meÂngÂalami kesulitan di bagian pinggir ban saat meninggalkan tikungan,†ungkap Stoner.
Kendati demikian, setelah meÂngÂakhiri akhir pekan di Laguna Seca dengan sempurna, Stoner mengÂharapkan sebuah solusi untuk masalah pada RC212V. Dia berharap bisa menemukan soÂlusi terbaik saat menghadapi babak kualifikasi.
“Kami masih memiliki jalan yang panjang sebelum saya meÂrasa gembira dengan setelan motor yang tepat. Selain itu, ada baÂnyak area yang bisa kami perÂbaiki, jadi besok (hari ini, red) kami akan mencoba banyak hal berbeda pada kedua motor dan meÂnyiapkan yang terbaik yang bisa kami lakukan untuk kuaÂliÂfikasi,†ujar pemimpin klasemen pebalap MotoGP itu.
Berbeda dengan tandemnya, Dani Pedrosa justru tampil memÂpesona. Pebalap asal Spanyol itu tampil terbaik dengan mencatat waktu tercepat di dua latihan beÂbas. Meski mengaku masih meÂraÂsakan cedera tulang selangka, PedÂrosa sukses menebar anÂcaman buat rival-rivalnya.
Hasil ciamik itu membuat PedÂrosa cukup puas. Dari awal, PedÂrosa merasa motor tungÂgangÂannya nyaman dikendarai dan memÂbuatnya berkembang di tiap sesi latihan. “Saya rasa yang memÂbedakan adalah saya meÂrasa segar setelah liburan musim panas. Istirahat yang saya alami saÂngatlah membantu,†kata Pedrosa.
“Saya merasakan energi yang belum pernah saya rasakan seÂbeÂlum liburan. Saya berharap maÂsih bisa mempertahankan keÂcepatan ini di hari Sabtu dan Minggu (sesi Kualifikasi dan balap),†tambah Pedrosa yang menempati peringkat keempat dengan nilai 110.
Sementara itu, pebalap Ducati, Valentino Rossi digosipkan akan rujuk dengan tim lamanya Honda menyusul performa yang terus menurun. Tapi, The Doctor meÂnampil kemungkinan itu kaÂrena menghargai timnya.
“Saya sudah menandatangani kontrak, jadi situasinya pasti 100 perÂsen dan saya yakin akan memÂbalap dengan Ducati,†ujar Rossi.
Juara MotoGP tujuh kali itu mengalami kesulitan beradaptasi dengan Ducati sejak meningÂgalkan Yamaha akhir tahun lalu dan hanya naik podium satu kali sepanjang musim ini.
Sementara itu, pebalap YaÂmaha, Jorge Lorenzo mengaku optimis bisa mengalahkan pimÂpinan klasemen yang kini dipeÂgang Stoner. Menurutnya, timÂnya terus melakukan pengemÂbangan sehingga motornya bisa bertarung secara maksimal.
Saat ini, Stoner kokoh di punÂcak klasemen dengan keungÂgulan 20 poin atas Lorenzo. PerÂbedaan poin itu terjadi setelah StoÂner memenangi lima dari toÂtal sepuluh seri yang sudah diÂlaÂkoni pada musim 2011 dan selalu berhasil naik podium.
Lorenzo mengakui, Stoner meÂmang sanggat tangguh pada musim ini. Meski demikian, pebalap Spanyol ini berharap YaÂmaha bisa membuat kemajuan dalam pengembangan motornya agar bisa bertarung dengan StoÂner pada sisa musim.
“Hanya itu satu-satunya cara untuk memangkas poin dan bertarung dengannya sampai akhir kompetisi,†ujar Lorenzo. “Saya kira kita tahu bahwa perÂtarungan pasti akan sangat berat karena dia membalap begitu ceÂpat pada tahun ini, sangat konÂsisten, dan memiliki motor yang hebat juga,†tambahnya.
Bekas juara dunia dua kali keÂlas 250 cc tersebut juga berharap bisa tampil bagus selama akhir pekan ini di Sirkuit Brno. Akan teÂtapi di sisi lain, dia tetap meÂwasÂpÂadai setiap ancaman.
“Brno adalah sirkuit yang baik bagi kami dan juga cocok deÂngan gaya membalapku. Ini adaÂlah trek yang bisa membawa keÂbaikan bagi kami. Akan tetapi, itu hanya teori dan kadang-kaÂdang teori itu tidak selamanya menÂjadi kenyataan. Jadi, kami harus menunggu dan melihat apa yang akan terjadi selama akhir peÂkan ini,†katanya. [rm]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: