“Intinya 11 pemain sudah ada gambarannya. Tapi itupun tergantung kesiapan pemainÂnya. Bukan tidak mungkin ada pemain yang tidak fit sebelum pertandingan dilangsungkan,†ujar Rahmad, kemarin.
Menurut Rahmad, pelatih Wim Rijsbergen rencananya akan menggunakan pola 4-3-3. Di lapangan, kemungkinan bisa berubah menjadi 4-3-2-1.
BerÂdasarkan pengamatan
Rakyat Merdeka dalam bebeÂrapa kali latihan Wim memÂperÂcayakan Gonzales di depan yang diduÂkung Bambang PaÂmungkas dan Boaz/Okto MaÂniani. Lini tengah akan diperÂcayakan keÂpada Arif Suyono, Firman UtiÂna, BusÂÂtomi dan M Ridwan.
Sedangkan di belakang seteÂlah Hamka Hamzah mengaÂlami cedera, maka Wahyu Wiji menÂdapatkan kesempatan untuk menjadi tandem Ricardo di belakang bersama Supardi di kiri dan M.Nasuha di kanan.
“Fokus kita menghadapi TurkÂmenistan adalah lini beÂlakang. Apalagi lawan memiÂliki kemampuan lengkap bola atas dan bawah sangat bagus. MeÂreka memiliki umpan lamÂbung yang sangat bagus untuk kedua penyerangÂnya,†jelas coach RD.
“Sepengetahuan saÂya saat ini mereka diperÂkuat hampir 50 persen peÂmain-peÂmain dari U-23 yang tampil di PraolimÂpiaÂde. MuÂdah-mudaÂhan tiÂdak baÂnyak beÂruÂbah perÂmainan meÂÂreÂka,†tamÂbahÂÂnya.
Secara terÂpiÂsah Rijsbergen meÂngatakan peÂmainÂnya sudah siÂap temÂpur meskiÂpun belum 100 perÂsen. Dia meÂngÂaku meÂngÂalami sediÂkit masalah deÂngan keÂbuÂgaÂran pemain karena Liga SuÂper Indonesia (LSI) baru saja berakÂhir dan LPI juga baru saja menÂjalani jeda komÂpetisi.
“Normalnya kami punya peÂmain yang sedang berkomÂpeÂtisi. Tapi di sini para pemain jusÂÂÂÂtru baru kembali dari libuÂranÂÂÂnya. Jadi wajar mereka seÂdikit berÂmasalah dengan konÂdisi fisikÂnya,†jelasnya.
[rm]
BERITA TERKAIT: