Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

Indonesia Super Series Primer 2011

Istora Tanpa Indonesia Raya

Senin, 27 Juni 2011, 00:43 WIB
Istora Tanpa Indonesia Raya
Lilyana-Tantowi
RMOL.Kejuaraan bulutangkis In­do­nesia Terbuka 2011 yang di­gelar di Istora Senayan, Jakarta 21-16 Juni, berakhir dengan antiklimaks. Tak terdengar lagu Indonesia Raya atau satu gelar pun buat  tuan rumah dari lima no­mor yang dipertandingkan di tur­namen ini.

Di nomor ganda campuran, pasangan Tantowi Ahmad/Lili­yana Natsir yang menjadi tum­puan ‘Merah Putih’ untuk meraih gelar, gagal memenuhi harapan ribuan supporter Indonesia yang memenuhi Istora Senayan.

Di babak final, Tantowi/Lili­yana kalah dari pasangan ung­gulan pertama asal China, Nan Zhang/Yunlei Zhao dalam laga rubber set 20-22, 21-14 dan 21-9 dalam waktu satu jam delapan menit.

Kegagalan di final ini mem­buat Tantowi/Lilyana gagal men­cetak hattrick juara setelah me­reka sebelumnya berjaya di India Open Super Series dan Si­ngapore Open Super Series.

Kegagalan juga dialami tung­gal putri Indonesia Vita Marissa/Nadya Melati. Wakil terakhir In­do­nesia ini juga  gagal meraih ge­lar, setelah di babak final kan­das oleh pasangan unggulan per­tama China Xiaoli Wang/Yang Yu dua set langsung 21-12, 21-10.

“Permainan mereka memang di atas kita.  Sejak set pertama Wang/ Yu terus menekan Nadya, kerena mereka tahu Nadya pe­ma­in baru,” ujar Vita saat mem­berikan keterangan pers seusai pertandingan.

“Saya sadar kalau mereka me­ng­incar saya, tapi kita juga ba­nyak melakukan kesalahan sen­diri. Namun, bisa masuk babak final tentu sangat luar biasa bagi kami, apalagi kita bisa menga­lahkan beberapa pemain unggul­an di babak sebelumnya,” tam­bah Nadya.

Cina juga merebut dua gelar lainnya yaitu tunggal putri dan ganda putra. Wang Yihan me­nak­lukkan juara bertahan tung­gal putri dari India Sania Nehwal 12-21, 23-21 dan 21-14. Sedang finalis Olimpiade 2008 Cai Yun/Fu Haifeng jadi kampiun ganda putra setelah menaklukkan yu­niornya Chai Biao/Guo Zhen­dong 21-13 dan 21-12 dalam tem­po 34 menit.

Satu gelar lagi jatuh ke tangan Malaysia dari tunggal putra. Pe­main nomor satu dunia Lee Chong Wei mempertahankan gelar seka­ligus mencetak hatr­rick di Indo­nesia Terbuka, sete­lah me­num­bang­kan unggulan kelima asal Den­mark Peter Houg Gade dua set langsung 21-11, 21-7. [rm]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA