Pasalnya saat bersamaan AreÂma yang jadi rival justru memÂbantai Bontang FC 8-0. Tiga gol Persija dicetak Greg Nwokolo di menit ketujuh dan 89, serta Agu Casmir di menit 90.
Kemenangan Persija di StaÂdÂÂion Gelora Bung Karno itu jadi tidak berarti. Meski jumÂlah poin Persija dan Arema saÂma, 52 poin, tim Singo Edan ungÂgul produktivitas gol dan berhak menjadi runner up ISL 2010-11.
Dengan hasil ini maka PerÂsija terancam bermain di penÂtas Asia, pasalnya Asosiasi SeÂpakbola Asia (AFC) baru akan menentukan hasil verifikasi terhadap ISL untuk menentuÂkan kuota klub Indonesia di penÂtas Asia musim depan.
“Kami tidak mau melihat hasil pertandingan yang lalu, tapi kesalahan ada pada diri kami. Terutama kami tidak biÂsa memaksimalkan pertandiÂngan-pertandingan kandang kaÂmi sebelumnya,†jelas RahÂmad Darmawan pelatih Persija.
Kendati gagal menduduki runner up, RD-sapaan akrab RahÂmad Darmawan- tetap berÂharap peringkat 3 di klasemen akÂhir masih membuka peÂluangÂÂnya untuk bisa berlaga di kancÂah Asia.
“Mudah-mudahan tidak ada Piala Indonesia, secara otomaÂtis kami bisa mewakili IndoÂneÂsia karena peringkat tiga. TaÂpi itu tidak mau menjadi alasan kaÂmi, yang terpenting adalah kaÂmi mengakui bahwa ini keÂsalahan pada diri kami sendiri,†jelas pria yang pernah membaÂwa PersipuÂra Jayapura menjadi juara LSI.
Walau menorehkan hasil meÂmalukan dipenghunjung komÂpetisi, RD tetap memuji anak asuhnya. Kata ayah dua anak itu, para pemain tetap bermain dengan semangat berlipat, itu terlihat dari donasi pertandiÂngan sepanjang dua babak.
“Target kami menang dengÂan skor besar, benar-benar teÂreaÂlisasi. Pemain bermain deÂngan fighting spirit tinggi, skor 3-0 bukan skor yang mudah, tapi sekali lagi, kami tidak mau menyalahkan pertandingan yang lain (Arema versus BonÂtang FC,Red),†kata pria yang sudah melatih Sriwijaya FC itu selama tiga tahun.
Sementara PSPS tetap meÂnilai positif hasil pertandingan keÂÂmarin. Manajer PSPS DasÂtraÂyani Bibra mengatakan, kenÂdati timnya kalah, pihaknya teÂtap memberikan apresiasi kepaÂda punggawa PSPS.
[rm]
BERITA TERKAIT: