Padahal pihak Mahkota Promotion selaku promotor The Dragon, sudah memberikan sinyal untuk menggelar pertaÂruÂngannya pada Oktober menÂdatang. “Sampai kini saya belum mendapat pemberitahuan apa-apa dari manajer sekaligus peÂlatih saya, Craig Christian,†kata petinju asal Banjarnegara Jawa tengah itu.
Ditambahkan Chris John, hingga saat ini dirinya juga beÂlum mendapat instruksi apa-apa, termasuk rencana memasuki kamp latihan di Sasana Herry’s Gym di Perth, Australia. NaÂmun, Chris John tidak meÂnampik jika dirinya kemungkinan akan kemÂbali naik ring akhir tahun ini untuk mempertahankan sabuk juaranya untuk ke-15 kalinya setelah merebutnya dari petinju Kolombia Oscar Leon pada 2003 lalu.
Petinju yang terakhir kali mempertahankan gelar juara ke-14 kali dengan menang angka atas petinju Kalimantan Barat, Daud ‘Cino’ Yordan itu, juga mengungkapkan kalau pertaÂrungan berikutnya masih dipeÂgang pihak Mahkota Promotion yang di pimpin Raja Sapta Oktohari.
“Yang pasti Pak Okto (pangÂgilan akrab Raja Sapta Oktohari) masih tetap menjadi promoÂtornya untuk pertarungan beÂrikutÂnya,†kata suami mantan atlet wushu Jawa Tengah Anna Maria Megawati tersebut.
Sejak tidak dipegang oleh Golden Boy Promotions (GBP) yang dipimpin mantan petinju dunia Oscar de La Hoya (saat dua kali bertarung melawan Rocky Juarez di Amerika SeriÂkat), Raja Sapta Oktohari sudah dua kali menjadi promotor Chris John.
Di debut pertamanya bersama Mahkota Promotion, Chris John sukses menakukan lawannya petinju asal Argentina Fernando David Saucedo dengan kemeÂnangan angka di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Indonesia pada 5 Desember 2010 silam.
Kemudia di laga selanjutnya, Chris John juga sukses menang angka mutlak saat mempeÂrÂtahankan gelar melawan petinju sesama Indonesia Daud Yordan di Jakarta International Expo, 17 April lalu. [RM]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: