Pertemuan ini ibarat sebuah
de javu bagi kedua kubu. Mereka pernah berhadapan di final ajang yang sama dua tahun lalu di RoÂma, Italia. Barca keluar sebagai pemenang setelah menundukkan United 2 – 0 lewat gol Samuel Eto’o dan Lionel Messi.
Setan Merah tentu mengusung misi balas dendam atas Barca. Semangat baru menjuarai Liga Premier untuk ke 19 kali, yang memecahkan rekor peroÂlehan titel di Inggris sehingga menÂjadi tim terbaik se Britania Raya, menjadi modalnya.
Rasa pede United bakalan berÂlebih mengingat
venue laga final diÂgelar di kampung halaman, yakÂni di stadion kebanggaan IngÂgris, Wembley. Di sanalah UniÂted memenangi gelar Liga ChamÂÂÂÂpions pertamanya pada 1968. UniÂted tentu tak mau meÂnodai staÂdion keramat Inggris deÂngan keÂkalahan.
Barca mengesankan di La LiÂga musim ini karena baru dua kaÂli kalah. Itu menjadi suntikan raÂsa percaya diri untuk kembali meÂlukai United. Target untuk meÂnjadi tim pertama yang tiga kali juara Liga Champions dalam satu dekade terakhir juga menÂjadi pelecut semangat.
MU dan Barca sudah sama-saÂma tiga kali juara. MU pada 1968, 1999 dan 2008 sementara BarÂca merengkuh three peat paÂda 1992, 2006 dan 2009. KeÂduaÂnya sedang mencari koleksi mahÂkota keempat untuk diletakÂkan dalam lemari mereka.
“Manchester United biasanya penuh
skill, juga tangguh. BarÂcelona menampilkan permainan indah. Saya pikir bila memainÂkan gaya sepakbola sendiri, Azulgrana akan merebut titel,†analisa pelatih Irlandia, GiovanÂni Trappatoni, dilansir dari laman resmi UEFA.
Dimotori Messi yang menjadi top skor dengan 11 gol Liga ChamÂÂÂpions, lini serang Barca yang terbilang produktif di ajang ini bakal menghadapi kokohnya benteng pertahanan United yang dikawal duet bek tengah NeÂmanÂja Vidic–Rio Ferdinand. United bahkan mengakui punya banyak cara menghentikan Messidona.
Sementara lini belakang Barca sudah mendapat peringatan akan berbahayanya dua bomber anÂdalan Fergie, Javier HernanÂdez dan Wayne Rooney. Pertahanan Barca yang sudah kebobolan deÂlapan gol, lebih empat gol dari rekor kebobolan United, menjadi alasan kedua bomber muda itu bisa mencuri gol dari gawang Victor Valdes. Apalagi Barca diganggu dengan masih kurang fitnya bek Eric Abidal usai opeÂrasi tumor hati.
[RM]
BERITA TERKAIT: