Toni pernah menjadi binÂtang para fans
La Viola saat masih berseragam Fiorentina paÂda musim 2005 sampai 2007. Penampilan impreÂsifÂnya yang telah mencetak 47 gol dari 67 laga membuat naÂmanya meroket.
Sayang performanya menuÂrun setelah bermain untuk BaÂyern Muenchen. Dua tahun memÂbela skuad Bavarian, Toni kembali ke Serie A dan semÂpat merumput bersama AS Roma dan Genoa, sebeÂlum pada JaÂnuari lalu ditarik Si Nyonya Tua.
Kini, berseragam tim baruÂnya, Toni melawat ke markas bekas klub yang melamÂbungÂkan namanya itu. Meski meÂnyambut secara suka cita bisa kembali ke Artemio Franchi, naÂmun Toni tak memungkiri bakal menerima ejekan dari para fans.
“Ini akan menjadi hal yang menyenangkan bisa kembali lagi ke Franchi stadium, di maÂna saya bermain melawan klub yang dulu pernah saya beÂrikan banyak gol,†kata ToÂni kepada laman
Sky Sport Italia.“Saya mungkin akan kuÂrang diterima di sana tetapi saya tak tahu apakah para fans akan mengejek saya,†imbuhÂnya.
Namun demikian Toni tak mau mempersoalkan samÂbutÂan yang akan dihadapinya keÂlak dari para suporter tuan ruÂmah. Dirinya hanya fokus memÂbawa tiga poin buat Juve agar kans menuju Liga ChamÂpions musim depan terbuka.
Bianconeri saat ini tertingÂgal enam angka di belakang Lazio yang berada di perinÂgÂkat empat. Untuk itu striker 33 tahun tersebut bertekad memÂperÂpendek jarak tersebut, mesÂki harus mengalahkan bekas klubnya sendiri.
“Dengan sebuah hasil poÂsitif dari sana tentunya akan memberikan antusiasme dan untuk itu kami akan berusaha. Ini akan menjadi laga yang sulit, jadi kami tak boleh memÂbuat banyak kesalahan lagi. Kami juga harus bisa menÂcetak gol di sana,†ujarnya.
Bersama Juventus, Toni seÂjauh ini baru bermain delapan perÂtandingan saja. Sedangkan sejak pindah dari Genoa pada Januari lalu, ia baru dua kali menÂcetak gol.
[RM]
BERITA TERKAIT: