Kekalahan 1-4 diderita rakÂsasa Eredivisie itu saat berÂtanÂdang ke markas Benfica di LisÂbon pekan lalu. Gol dibuat Pablo Aimar, Eduardo Salvio, dan JaÂvier Saviola. Kini skuad asuhan Fred Rutten itu butuh hasil lebih dari empat gol tanpa bobol untuk membalikkan keadaan.
Namun bisa saja kemungkinan itu terjadi, mengingat lawan meÂreka Benfica punya catatan yang tak bagus–bagus amat saat harus bertandang ke tim–tim Belanda. Dari tujuh kali bertandang ke tim Eredivisie, The Eagles hanya mampu meraih kemenangan satu kali menjelang duel di stadion Phillips dini hari nanti WIB.
PSV juga didukung statistik teÂlah menjalani 12 pertandingan kandang Europa League tanpa sekalipun mengalami kekalahan di Eindhoven dengan sembilan kemenangan dan tiga seri, sejak dikalahkan Liverpool pada peÂnyiÂsihan Grup Liga Europa 2008-09.
Memang Benfica bisa saja meÂngincar hasil seri atau menaÂhan gol lebih dari tiga, namun mereÂka harus berhati–hati mengingat di liga Belanda musim ini PSV mamÂpu membuat 74 gol, meleÂbihi pemuncak klasemen FC TwenÂte yang hanya 57 gol.
“Kami harus berangkat ke Belanda dengan keuntungan tiga gol. Namun hasil akhir belum bisa ditentukan. PSV merupakan salah satu tim tersubur di Eropa. Mereka kreatif dan memainkan gaya sepakbola mereka sendiri,†ujar pelatih Benfica, Jorge Jesus.
Kendati demikian, kubu si taÂmu harusnya bisa memanfaatÂkan jatuhnya mental para punggawa Red White Army yang tak meraih hasil maksimal di tiga laga terÂakhirnya. Sebelum dikalahkan Benfica, PSV mengalami kekaÂlahan dari Twente 2–0. SesudahÂnya, mereka hanya menuai hasil seri dari penghuni papan tengah Roda JC.
“Kami telah kehilangan dua poin berharga dalam perburuan geÂlar musim ini karena kesalahÂan sendiri yang tak bisa diterima di level kompetisi seperti ini,†keluh sang arsitek Fred Rutten. “PeÂkan ini merupakan pekan yang buruk buat PSV,†pungkasÂnya. [RM]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: