Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

PSSI Bantah Jual Laga AFF

Selasa, 01 Februari 2011, 02:45 WIB
PSSI Bantah Jual Laga AFF
PSSI
RMOL.Sekretaris Umum PSSI Nu­graha Besoes membantah keras ada­nya dugaan bila petinggi pe­tinggi PSSI telah menjual laga fi­nal antara Malaysia dan In­do­nesia di Piala AFF 2010.

“Saya kira berita itu tidak be­nar, bohong, mengada-ada dan fit­nah yang keji,” tegas Sekjen PSSI Nugraha Besoes ketika di­hubungi kemarin.

Seperti diketahui dugaan ter­sebut muncul berkat pengakuan se­seorang bernama Eli Cohen yang mengaku sebagai pegawai pajak di Kementerian Keuangan Re­publik Indonesia. Eli me­nyam­paikan surat terbuka ke­pa­da Presiden Susilo Bambang Yu­dhoyono dan ditembuskan ke se­jumlah media. Menurut Eli, ada oknum pengurus PSSI yang ber­main dengan bandar judi dan meng­instruksikan agar Indo­ne­sia mengalah dari Malaysia. Deng­an demikian, oknum tadi me­nang judi hingga miliaran rupiah.

Ditegaskan, tudingan itu harus di­buktikan ucapannya secara je­las dan disertai bukti-bukti. “Ka­lau ini tidak terbukti bisa mem­ba­ha­yakan pencetus isunya, ka­rena ini sudah merupakan pen­ce­maran nama baik dan pem­bo­hongan publik. Saya be­lum baca surat itu.  Begini saja. Itu katanya kan pegawai Ditjen Pa­jak ya. Coba itu dicek dulu be­nar atau tidak dia pegawai Ditjen Pajak,” jelasnya.

Dia sangat yakin terhadap pe­tingi-petinggi PSSI yang lain pas­ti tidak akan  berani menjual har­ga diri, nama dan kehormatan bang­sa dan negara sekeji itu. “Buat apa kita sudah berkorban ba­nyak waktu, pikiran, tenaga dan bahkan finansial untuk me­ma­jukan sepakbola dan mem­pertahankan martabat bangsa? Ki­ta tidak sehina itu, saya tidak ta­­hu orang yang terbiasa begitu. Jangan samakan dengan kita. Ada-ada saja, apalagi sih hinaan yang mau dilemparkan kepada peng­urus PSSI sekarang?” tam­bahnya.

“Kita sama-sama mahluk Tu­han yang pada saatnya nanti se­mua  akan mem­per­tang­gung­ja­wab­kan perbuatannya diha­da­pan  Sang Khalik, termasuk me­reka yang menuduh dan akan lebih berat siksaannya,” ujar Kang Nug.

Nugraha menambahkan kalau kabar terjadinya suap-menyuap itu juga telah mencederai re­pu­tasi tim nasional Indonesia. “Kalau benar, bagaimana nanti re­putasi (Alfred) Riedl (pelatih tim­nas-red)? Bagaimana re­pu­tasi para pemain?” cetusnya

“Itu isu yang sangat kejam. Suatu fitnah yang sudah ke­ter­laluan. Saya ingin bantuan Anda-anda rekan media, buktikan apakah dia (penulis surat) itu ada atau tidak. Silakan dicek,” de­mikian Nugraha. [RM]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA