Kekalahan ini jelas mengeÂceÂwaÂkan. Pasalnya mereka sudah ungÂgul lebih dulu sebelum akhirÂnya di balas oleh Udinese. MeÂngÂawali laga, kedua tim berÂmain sangat berhati-hati. Alhasil haÂnya sedikit peluang berbahaya yang dihasilkan oleh kedua tim. Hingga turun minum, skor kacamata tetap bertahan.
Pada babak kedua, Juve mulai meÂlakukan tekanan. Hasilnya meÂreka kemudian mampu lebih dulu unggul melalui Claudio MarÂchisio di menit 60. Namun keÂunggulan ini tak bertahan lama. Udinese akhirnya mampu membalikkan keadaan lewat gol dari Cristian Zapata (67) dan Alexis Sanchez (85).
Usai Udinese unggul, laga berÂubah menjadi keras. Wasit terÂpakÂsa mengeluarkan kartu merah keÂpada Sanchez dan Bonucci. KeÂdua tim sama-sama bermain dengan 10 orang sampai akhir pertandingan.
Pelatih Juve Luigi Del Neri saÂngat menyesalkan kekalahan ini. Meski demikian, dia mengaku paÂsrah dan menerima kekalahan ini. Menurutnya krisis pemain yang membuat Juve tak berdaya menÂghadapi Antonio Di Natale dan kawan-kawan.
“Dengan lebih sedikit usaha kaÂmi bisa saja mencegah kebÂoÂboÂlan, tetapi dengan orang-orang yang kami miliki, kami tidak bisa mengubah pertandingan. Besok kami akan membahasnya dan melihat apa yang bisa kami laÂkukan agar lebih baik,†kata pelatih berusia 60 tahun itu kepada Football-Italia.
Kekalahan ini membuat Juve gagal memperbaiki posisinya. Bahkan peringkat Bianconeri digeser Udinese yang mengÂaÂnÂtuÂngi poin 37 sehingga bisa menÂduduki posisi enam. Unggul dua poin dari Juve yang turun ke peringkat tujuh.
Juve makin tertinggal dalam perÂburuan poin. Apalagi, para rival seperti AC Milan, Napoli dan Inter Milan meraih keÂmeÂnangan. Kini, Juve terpaut 12 poin dari Milan yang menduduki punÂcak klasemen. [RM]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: