Gerak Hijau 2026 diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dengan dukungan PT ANTAM (Persero) Tbk sebagai sponsor utama. Mengusung tema "Gerak Bersama, Hijaukan Indonesia", kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat dalam mendorong gaya hidup sehat sekaligus kepedulian terhadap lingkungan.
Acara tersebut dihadiri Wakil Menteri Lingkungan Hidup RI, Diaz Hendropriyono, serta didukung sejumlah perusahaan dan komunitas yang memiliki perhatian terhadap isu keberlanjutan, seperti Ballikin dan Rekosistem. Kehadiran mereka melengkapi rangkaian edukasi kepada masyarakat mengenai pengelolaan sampah dan penerapan ekonomi sirkular.
Sepanjang kegiatan, masyarakat disuguhkan beragam aktivitas, mulai dari Fun Walk, edukasi pengelolaan sampah, bazar UMKM, Junior Miners atau arena bermain bertema pertambangan bagi anak-anak, pembagian bibit tanaman gratis, hingga kampanye gaya hidup berkelanjutan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam kesempatan tersebut, ANTAM juga memperkenalkan sejumlah program keberlanjutan yang melibatkan partisipasi masyarakat. Program itu meliputi booth layanan transaksi dan edukasi, Bank Sampah Pintar untuk meningkatkan nilai ekonomi sampah melalui pengelolaan yang lebih modern, pembagian ribuan bibit pohon, serta penyerahan 5.000 bibit mangrove sebagai bagian dari upaya rehabilitasi ekosistem pesisir dan mitigasi perubahan iklim.
Direktur Utama PT ANTAM (Persero) Tbk, Untung Budiharto, mengatakan bahwa Gerak Hijau menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan.
“Perubahan besar selalu diawali dari langkah-langkah kecil yang dilakukan bersama. Gerak Hijau menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat untuk bergerak bersama menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan lestari. ANTAM merasa bangga dapat menjadi bagian dari gerakan ini," katanya.
Melalui Gerak Hijau, masyarakat tidak hanya diajak berolahraga dan menikmati ruang publik, tetapi juga diperkenalkan pada berbagai praktik sederhana yang dapat dilakukan sehari-hari, mulai dari memilah sampah, mendukung ekonomi sirkular, menanam pohon, hingga berkontribusi dalam pelestarian ekosistem pesisir.
Gerak Hijau diharapkan menjadi gerakan berkelanjutan yang mampu menginspirasi semakin banyak pihak untuk mengambil bagian dalam menjaga lingkungan, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat dalam mewujudkan Indonesia yang lebih hijau dan berkelanjutan.
BERITA TERKAIT: