Pasalnya, setiap tahun Pemprov DKI Jakarta menggelontorkan anggaran jumbo untuk sektor pendidikan.
"Masa prosesnya sudah dua tahun lebih dibiarkan atau kelalaian yang disengaja. Banyak orang kaget dan merasakan keanehan, termasuk Gubernur DKI," kata Ketua Umum Poros Rawamangun, Rudy Darmawanto saat saat dihubungi, Jumat 24 Juli 2026.
Aktivis senior ini menyebut kejadian tersebut merusak citra Gubernur DKI Pramono Anung di mata warga Jakarta.
Karena, kata Rudy, publik menganggap pimpinan daerah tidak responsif terhadap kondisi fasilitas pendidikan dasar.
"Pilihannya, Kadisdik mundur atau dinonaktifkan," pungkas Rudy.
Diketahui, sebanyak 270 siswa SDN 09 Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, terpaksa menumpang belajar di sekolah lain karena ruang kelas di sekolah mereka rusak berat.
Ratusan siswa itu belajar ke SDN 11 Kebayoran Lama Selatan.
BERITA TERKAIT: