Menurut Rani, evaluasi tidak hanya ditujukan kepada pimpinan dinas, tetapi juga seluruh rantai birokrasi yang terlibat dalam pengelolaan dan pengawasan sarana pendidikan.
"Kalau evaluasi semua SKPD juga perlu kita evaluasi. Tapi kan ini tidak serta-merta. Disdik itu kan banyak jajarannya ke bawah. Ada Sudin, ada tim. Bukan membela Kadis atau apa pun, tapi kerja ini berantai, meski tanggung jawab ada di pimpinan," kata Rani kepada RMOL saat ditemui di lokasi SDN Kebayoran Lama Selatan 09, Jumat, 24 Juli 2026.
Politikus Partai Gerindra itu menegaskan, tetap ada unsur kelalaian yang harus ditelusuri dalam kasus ambruknya bangunan sekolah tersebut. Salah satunya terkait minimnya informasi kepada masyarakat mengenai kondisi bangunan yang dinilai membahayakan.
"Yang pasti ada kelalaian. Sudin harusnya menutup atau memberi tahu ke publik bahwa sekolah ini dalam proses pembangunan," ujarnya.
Meski demikian, Rani mengapresiasi kepedulian masyarakat yang ikut menyuarakan persoalan tersebut hingga akhirnya mendapat perhatian pemerintah.
"Tapi tidak apa-apa, dengan peran serta masyarakat memviralkan ini, kita jadi belajar agar ke depan semakin baik," katanya.
Rani menambahkan, DPRD DKI Jakarta juga tengah melakukan pembahasan khusus mengenai ambruknya SDN Kebayoran Lama Selatan 09 dalam rapat kerja bersama jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
"Sekarang kami juga sedang ada rapat kerja. Sudah dipanggil. Dalam rangkaian rapat kerja juga dibahas soal ambruknya SDN 09 ini," pungkasnya.
BERITA TERKAIT: