Pentingnya Eksekusi Strategis dan SDM Adaptif

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widodo-bogiarto-1'>WIDODO BOGIARTO</a>
LAPORAN: WIDODO BOGIARTO
  • Rabu, 20 Mei 2026, 06:24 WIB
Pentingnya Eksekusi Strategis dan SDM Adaptif
Kegiatan forum "Systemic Impact through Transformative Training" 2026, di Jakarta.( Foto: Istimewa)
rmol news logo Forum "Systemic Impact through Transformative Training" 2026 menekankan bahwa keberhasilan transformasi tidak semata-mata ditentukan oleh besarnya visi, tapi oleh kemampuan organisasi untuk benar-benar mengimplementasikannya.

Di tengah percepatan digital, pembangunan infrastruktur, transisi energi, dan target Indonesia Emas 2045, banyak organisasi menghadapi pertanyaan yang sama: kenapa strategi yang bagus di atas kertas sering tidak berjalan di lapangan.

Terkait hal itu, Program & Partnership Director Dcolearning, Nurul Winanda, menilai perubahan orientasi berpatokan kepada pemenuhan timeline kerja dalam sinergi antara manusia, strategi dan eksekusi serta hasil yang terukur. 

"Organisasi tidak lagi hanya butuh project manager yang bisa mengelola timeline. Yang makin dicari adalah profesional yang bisa menghubungkan strategi, manusia, dan execution jadi hasil yang terukur," kata Nurul dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta pada Rabu 20 Mei 2026 2026.

Indonesia, menurutnya, punya momentum yang tidak kecil. Transformasi digital, infrastruktur, dan juga pengembangan SDM semuanya berjalan bersamaan dan cepat. 

"Capacity building dalam Project Management harus dipandang sebagai kompetensi strategis setiap organisasi, bukan sekadar kebutuhan operasional proyek semata," kata Nurul.

Nurul menyatakan bahwa sertifikasi masih penting dan akan semakin penting. Tetapi yang sekarang benar-benar dicari bukan hanya orang yang bisa mengelola proyek. Melainkan, sumberdaya profesional manajemen proyek yang tahu apa yang harus dilakukan ketika rencana tidak berjalan sesuai harapan.
 
“Jika dulu profesi ini identik dengan timeline, budget, dan scope,/i>, sekarang tuntutannya lebih luas. Project manager tidak hanya dituntut mengontrol proyek, namun juga menghubungkan strategi, manusia, dan implementasi dalam kondisi yang tidak selalu bisa diprediksi,” kata Nurul.rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US