Fasilitas olahraga ini menjadi bagian dari upaya Pemprov DKI Jakarta mengoptimalkan ruang kota sekaligus menyediakan wadah positif bagi anak muda agar terhindar dari tawuran dan aktivitas yang mengganggu ketertiban lingkungan.
“Pemanfaatan kawasan kolong Flyover Pasar Rebo mencegah kegiatan yang berpotensi mengganggu ketenteraman lingkungan,” kata Pramono.
Arena ring tinju dibangun melalui swadaya masyarakat dan mulai digunakan sejak Januari 2026. Fasilitas ini berdiri di area seluas 247 meter persegi, dengan arena berukuran 9,5 meter × 9,5 meter, serta kegiatan latihan yang dibina langsung oleh komunitas tinju profesional.
Pramono menilai, keberadaan fasilitas olahraga seperti ini terbukti mampu menyalurkan energi anak muda ke arah yang lebih positif. Ia menyebut, setelah fasilitas tersebut digunakan, tawuran di kawasan sekitar mengalami penurunan signifikan.
“Setelah mempunyai tempat ini, hari ini alhamdulillah tawurannya menurun secara drastis," kata Pramono.
Melihat dampak positif tersebut, Pramono menyampaikan rencana pengembangan fasilitas serupa di wilayah lain, termasuk arena ring tinju dan skatepark di Kampung Melayu.
BERITA TERKAIT: