Statistisi Ahli Muda BPS Lampung, M. Sabiel Adi Prakasa mengungkapkan bahwa kapal ferry menjadi moda dengan kontribusi penumpang terbesar, yakni mencapai 44,72 persen dari total pergerakan penumpang.
Lonjakan paling mencolok terjadi di Pelabuhan Bakauheni. Jumlah penumpang yang berangkat pada Maret 2026 tercatat sebanyak 112.393 orang, melejit hingga 238,29 persen dibandingkan Februari 2026 yang hanya 33.224 orang.
“Peningkatan ini sangat dipengaruhi momentum arus mudik dan balik Lebaran,” kata Sabiel, dikutip dari
RMOLLampung, Selasa 5 Mei 2026.
Moda transportasi lain juga mengalami tren serupa. Dari sektor perkeretaapian, jumlah penumpang yang berangkat melalui Stasiun Tanjung Karang mencapai 84.637 orang pada Maret 2026, naik 12,88 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat 74.979 orang.
Sementara itu, mobilitas udara melalui Bandara Radin Inten II juga menunjukkan peningkatan signifikan.
Penumpang keberangkatan tercatat sebanyak 54.308 orang atau naik 23,02 persen dibanding Februari 2026. Sedangkan penumpang kedatangan melonjak lebih tinggi, yakni 65.167 orang atau naik 44,81 persen dari sebelumnya 45.002 orang.
Di sektor logistik, aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Panjang juga ikut terkerek. Barang yang dimuat tercatat sebanyak 2.563.272 ton, meningkat 6,17 persen dibanding Februari 2026. Sementara barang yang dibongkar mencapai 1.059.631 ton atau naik 8,03 persen.
BERITA TERKAIT: