
Hampir 24 jam sejak insiden tabrakan kereta di Stasiun Bekasi Timur, proses evakuasi rangkaian Kereta Rel Listrik (KRL) terus dikebut petugas hingga Selasa malam, 28 April 2026.
Pantauan
RMOL di lokasi, petugas mulai melakukan pemotongan badan KRL menggunakan alat las untuk mempercepat proses evakuasi. Rangkaian kereta yang rusak berat tersebut dipotong menjadi tiga bagian agar lebih mudah dipindahkan dari jalur rel.
Proses pemotongan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya percepatan normalisasi jalur pascakecelakaan dengan KA Argo Bromo Anggrek.
Petugas di lapangan menyebutkan, pemotongan ditargetkan selesai dalam waktu sekitar dua jam sejak dimulai.
Hingga pukul 20.25 WIB, proses pemotongan badan kereta menggunakan las masih berlangsung dengan pengawasan ketat dari petugas.
Sejumlah alat berat dan tim teknis masih disiagakan di lokasi untuk memastikan proses evakuasi berjalan lancar dan jalur rel dapat segera digunakan kembali secara normal.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: