Kabasarnas sebut Seluruh Korban yang Dievakuasi Perempuan, Tak Ada Anak

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/sarah-alifia-suryadi-1'>SARAH ALIFIA SURYADI</a>
LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI
  • Selasa, 28 April 2026, 14:21 WIB
Kabasarnas sebut Seluruh Korban yang Dievakuasi Perempuan, Tak Ada Anak
Kepala Basarnas Mohammad Syafii. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)
rmol news logo Kecelakaan beruntun yang melibatkan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur memunculkan fakta penting terkait profil korban. 

Seluruh korban yang dievakuasi dari titik benturan di gerbong khusus wanita merupakan perempuan.

Kepala Basarnas, Muhammad Syafii menyampaikan bahwa korban yang berhasil dievakuasi dari titik tersebut seluruhnya perempuan.

“100 persen yang kita bantu perempuan,” kata Syafii, Selasa, 28 April 2026. 

Ia juga memastikan tidak ada anak-anak di antara korban yang ditangani, seluruhnya merupakan penumpang dewasa. 

Namun, pernyataan ini merujuk pada korban yang dievakuasi dari gerbong wanita di lokasi benturan, bukan keseluruhan korban dalam peristiwa tersebut.

Seluruh korban yang ditemukan, baik melalui evakuasi langsung maupun proses ekstrikasi, telah diserahkan kepada tim medis untuk penanganan lebih lanjut dan dirujuk ke rumah sakit.

Pada Selasa malam, 27 April 2026 sekitar pukul 20.52 WIB, terjadi kecelakaan antara KRL dengan mobil taksi Green SM di perlintasan sebidang Ampera di dekat Stasiun Bekasi Timur.

Akibat kecelakaan itu, KRL lainnya tertahan di Stasiun Bekasi Timur. Tak lama kemudian, datang KA Argo Bromo Anggrek arah Cikarang di jalur yang sama, sehingga KRL yang tertahan di Stasiun Bekasi Timur tertabrak.

Akibat kecelakaan itu, sebanyak 14 orang meninggal dunia, luka-luka sebanyak 84 orang yang dirawat di 8 rumah sakit. Korban semuanya perempuan.rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA