Halalbihalal tersebut turut dihadiri Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, bersama Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno.
Dalam sambutannya, Rano menyampaikan halalbihalal menjadi ruang kebersamaan bagi seluruh warga tanpa membedakan suku, etnis, agama, keyakinan, maupun latar belakang.
“Jakarta adalah kota yang merangkul semua. Kota ini membuka ruang bagi setiap warganya untuk setara, merasa memiliki, dan tidak merasa asing di kotanya sendiri," kata Rano.
Menurut Rano, Taman Fatahillah dipilih sebagai lokasi acara karena memiliki makna historis dan simbolis, sebagai ruang yang menjaga akar Jakarta sekaligus menatap masa depan.
Rano menambahkan, Jakarta terus menunjukkan wajahnya sebagai kota yang hidup dalam keberagaman melalui berbagai perayaan lintas iman dan budaya, seperti Christmas Carol, Imlek, Festival Ogoh-Ogoh, hingga Jakarta Beduk.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh kegembiraan. Hal ini mencerminkan kuatnya nilai toleransi, kebersamaan, serta semangat saling menjaga di tengah masyarakat.
“Dari harmoni sosial tersebut, Jakarta kini diakui sebagai salah satu kota teraman di Asia Tenggara, bahkan menempati posisi kedua," kata Rano.
BERITA TERKAIT: