Jakarta Belajar Kelola Industri Event dari Cannes

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-alfian-1'>AHMAD ALFIAN</a>
LAPORAN: AHMAD ALFIAN
  • Minggu, 17 Mei 2026, 10:21 WIB
Jakarta Belajar Kelola Industri Event dari Cannes
Festival Cannes
rmol news logo Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai melirik industri event internasional sebagai salah satu motor baru penggerak ekonomi ibu kota. 

Untuk itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno bersama delegasi Pemprov DKI belajar langsung ke Cannes, kota kecil di selatan Prancis yang sukses hidup dari industri festival dan pariwisata global.

Dalam kunjungannya, Rano bertemu Wakil Wali Kota Cannes Thomas Pariente di Hôtel de Ville de Cannes, Kamis, 14 Mei 2026. Salah satu fokus pembahasan adalah bagaimana Cannes mampu menjadikan event internasional sebagai tulang punggung ekonomi kota.

“Ini luar biasa. Cannes bisa menjadi kota yang hidup dari industri event. Bahkan, 40 persen penopang ekonominya berasal dari sektor pariwisata. Ini juga harus dikembangkan di Jakarta,” kata Rano, dikutip Minggu, 17 Mei 2026.

Sementara itu Thomas menjelaskan, selama 79 tahun terakhir Cannes sukses menjadi tuan rumah Cannes Film Festival yang setiap tahun dihadiri sekitar 45 ribu peserta dari berbagai negara.

Menurutnya, festival film tersebut memberikan dampak ekonomi sangat besar bagi Cannes. Selama 12 hari penyelenggaraan, perputaran ekonomi mencapai sekitar 216 juta euro atau setara Rp4,4 triliun.

“Kami bangga karena Cannes Film Festival merupakan festival terbesar ketiga di dunia setelah Olimpiade dan Piala Dunia FIFA,” ujar Thomas.

Tak hanya mengandalkan festival film, Cannes juga rutin menggelar berbagai agenda internasional lain seperti festival musik, pameran industri televisi, konferensi global, hingga festival kapal pesiar dan perahu.

Salah satu agenda terbesar digelar setiap musim panas pada Juni melalui festival musik lima hari yang mampu menarik sekitar 15 ribu pengunjung dan menghasilkan dampak ekonomi hingga 160 juta euro atau setara Rp3,2 triliun.

Bagi Pemprov DKI, keberhasilan Cannes menjadi pelajaran penting bahwa industri event bisa menjadi penggerak ekonomi perkotaan melalui sektor pariwisata, media, hospitality, dan industri kreatif.

Rano berharap kerja sama Jakarta dan Cannes tidak hanya sebatas transfer pengetahuan, tetapi juga membuka peluang pengembangan pasar konten kreatif hingga pelatihan manajemen event internasional.

“Mereka punya universitas negeri hingga jenjang doktoral yang memungkinkan lulusannya memiliki jejaring dengan event-event internasional. Suatu saat Jakarta juga harus bisa,” tandas Rano. rmol news logo article


EDITOR: AHMAD ALFIAN

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA