Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Tubagus Ace Hasan Syadzily menyampaikan, terdapat tiga agenda utama dalam pelaksanaan Musda kali ini.
"Pertama, yang paling menjadi perhatian adalah laporan pertanggungjawaban kami sebagai Ketua DPD Partai Golkar yang telah memimpin selama lima tahun," kata Ace Hasan dikutip dari
Kantor Berita RMOLJabar, Kamis, 2 April 2026.
Selain itu, Musda juga akan membahas berbagai program strategis Partai Golkar Jawa Barat, sekaligus memilih ketua baru untuk periode 2026?"2029.
Ace menegaskan dirinya tidak akan kembali mencalonkan diri sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat. Keputusan tersebut diambil karena adanya penugasan dari partai di tingkat pusat.
"Saya mendapatkan penugasan untuk tetap berada di Jakarta sebagai Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar bidang elektoral," jelasnya.
Tak hanya itu, ia juga mengungkapkan adanya tanggung jawab negara yang harus diemban, khususnya terkait isu ketahanan nasional di tengah dinamika geopolitik global.
Ia menyebut akan fokus pada tugas kebangsaan, termasuk perannya sebagai Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia. Terkait dinamika kepemimpinan di tubuh Partai Golkar Jawa Barat, Ace menilai hal tersebut sebagai sesuatu yang wajar dalam organisasi politik yang matang.
"Partai Golkar adalah partai yang berpengalaman dan dewasa. Dinamika adalah hal biasa, dan kami yakin proses pemilihan akan berjalan sesuai mekanisme Musda," katanya.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Idrus Marham menegaskan bahwa Jawa Barat menjadi wilayah prioritas partai karena memiliki nilai strategis. DPP juga menyampaikan apresiasi atas kepemimpinan Ace Hasan Syadzily pada Pemilu 2024 yang dinilai berhasil mencatat capaian signifikan di berbagai tingkatan.
Ke depan, Musda XI ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang pergantian kepemimpinan, tetapi juga momentum memperkuat komitmen bersama dalam membesarkan partai.
Partai Golkar, lanjutnya, didorong untuk terus meningkatkan peran dan pengabdian kepada masyarakat, sehingga semakin dicintai rakyat.
"Sebagaimana prinsip, sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesama," pungkasnya.
BERITA TERKAIT: