OJK Denda 233 Pelanggar Pasar Modal Rp96,33 Miliar

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/alifia-dwi-ramandhita-1'>ALIFIA DWI RAMANDHITA</a>
LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA
  • Kamis, 02 April 2026, 19:29 WIB
OJK Denda 233 Pelanggar Pasar Modal Rp96,33 Miliar
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon Otoritas Jasa Keuangan, Hasan Fawzi. (Foto: RMOL/Alifia)
rmol news logo Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjatuhkan denda sebesar Rp96,33 miliar kepada ratusan pelaku pelanggaran di pasar modal.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi mengatakan, hingga 31 Maret 2026, pihaknya telah memberikan sanksi administratif kepada 233 pihak.

Dari total nilai denda tersebut, sekitar Rp29,3 miliar berasal dari kasus yang berkaitan langsung dengan praktik manipulasi pasar.

“Ini menjadi bagian penting dalam upaya kita terus menghadirkan disiplin pasar, integritas pasar, market conduct yang baik,” kata Hasan di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis 2 April 2026.

Melalui penegakan tersebut, OJK berharap dapat memulihkan sekaligus meningkatkan kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia.

Selain itu, Hasan juga menyoroti pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang melemah 16,91 persen sejak awal tahun hingga 1 April 2026 ke level 7.184,44.

Ia menjelaskan tekanan tersebut tidak hanya terjadi di dalam negeri, tetapi juga dialami oleh berbagai bursa di kawasan regional dan global.

Menurutnya, kondisi ini lebih mencerminkan dinamika eksternal dibandingkan faktor fundamental domestik semata. Meski begitu, OJK terus memantau perkembangan pasar secara intensif untuk memahami respons investor.

“Kami mengonfirmasi bahwa sejauh ini resiliensi atau daya tahan dari pasar domestik kita masih dapat dan tetap terjaga,” pungkas Hasan.rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA