Kursi ruang tunggu yang penuh membuat sebagian warga memilih menunggu di area lantai stasiun.
Pantauan RMOL di lokasi sekitar pukul 13.30 WIB, kepadatan terjadi di berbagai titik, mulai dari ruang tunggu hingga akses menuju peron. Antrean penumpang yang hendak masuk ke peron juga menyebabkan arus pergerakan di dalam stasiun tersendat.
Keramaian semakin terasa dengan lalu lalang pemudik yang membawa barang bawaan. Sejumlah penumpang terlihat menuntun koper hingga membawa kardus berukuran besar, sementara porter hilir mudik membantu mengangkut barang ke peron.
Lonjakan ini sejalan dengan data PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta yang mencatat sebanyak 54.216 penumpang berangkat pada 17 Maret 2026. Dari jumlah tersebut, Stasiun Pasar Senen menjadi titik keberangkatan tertinggi dengan 24.412 penumpang.
Secara kumulatif sejak 11 hingga 17 Maret 2026, jumlah penumpang yang berangkat dari wilayah Daop 1 Jakarta mencapai 346.845 orang. Tingginya mobilitas ini didorong mendekatnya Idul Fitri, program mudik gratis, serta diskon tiket 30 persen untuk kelas ekonomi.
Salah satu pemudik, Romi (29), mengaku harus datang lebih awal untuk mengantisipasi kepadatan. Ia berencana pulang ke kampung halamannya di Malang.
“Dari tadi sudah ramai banget, jadi saya pilih datang lebih cepat biar nggak ketinggalan kereta. Tadi juga sempat duduk di lantai karena kursi penuh.” katanya, Selasa, 17 Maret 2026.
Ia menilai kepadatan tahun ini terasa lebih tinggi dibanding hari biasa, meski tetap memilih kereta sebagai moda transportasi utama.
“Memang ramai, tapi saya tetap pilih naik kereta karena lebih pasti waktunya dan lebih nyaman buat perjalanan jauh ke Malang.” jelas Romi.
Sehubungan daripada itu, KAI Daop 1 Jakarta telah mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal serta memperhitungkan waktu menuju stasiun. Hal ini sebagai antisipasi puncak arus mudik yang diperkirakan terus meningkat dalam beberapa hari ke depan.
BERITA TERKAIT: