Kegiatan yang dihadiri 100 peserta ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan dana haji serta mendorong peningkatan jumlah pendaftar haji di Indonesia.
Anggota Badan Pelaksana BPKH Harry Alexander menegaskan kemitraan ini merupakan bagian dari tanggung jawab institusi dalam menjaga amanah umat.
"Pengelolaan keuangan haji wajib dilaksanakan secara transparan dan akuntabel," ujar Harry.
Selain fokus pada literasi keuangan, kegiatan ini juga menandai peluncuran Program Majelis Lingkungan Hidup (MLH) PP Muhammadiyah Tahun 2026, termasuk inisiatif Green Hajj.
Ketua MLH PP Muhammadiyah menyebut inisiatif ini mengedukasi pengelolaan sampah dari hulu sebagai langkah konkret menjaga lingkungan melalui instrumen keagamaan.
Ketua PP Muhammadiyah Buya Anwar Abbas menekankan literasi keuangan haji penting untuk memberikan pemahaman yang tepat kepada calon jemaah sekaligus memperkuat ekosistem perhajian nasional.
Rangkaian kegiatan ini juga mencakup penandatanganan kerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup, peluncuran Muhammadiyah Green Movement 2026, Program Edu Forest, serta Muhammadiyah Green Ecosystem, dan diskusi bersama mitra perbankan.
Melalui kolaborasi ini, BPKH memperkuat komitmen menghadirkan nilai tambah bagi umat, baik dari aspek pengelolaan keuangan maupun keberlanjutan lingkungan.
BERITA TERKAIT: