Program tersebut disampaikan Founder Cinta Quran Foundation, Fatih Karim dalam kegiatan Rapat Umum Pemegang Wakaf (RUPW) 2026 yang digelar di Titan Center, Tangerang Selatan, Banten.
Fatih Karim menjelaskan, pembangunan 99 masjid itu akan dilakukan melalui kolaborasi dengan Yayasan Masjid Nusantara yang telah berpengalaman membangun masjid di berbagai wilayah, termasuk daerah terpencil.
“Masjid yang dibangun melalui program ini diharapkan tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan umat dan penguatan komunitas Muslim di berbagai daerah,” kata Fatih dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Senin, 9 Maret 2026.
Masjid-masjid tersebut dirancang menjadi pusat pendidikan Al Quran serta kegiatan sosial keagamaan masyarakat. Nilai-nilai asmaul husna diharapkan menjadi inspirasi dalam kehidupan sehari-hari umat.
Dalam forum RUPW 2026 itu, Cinta Quran Foundation juga memaparkan capaian sejumlah program wakaf, baik di dalam negeri maupun internasional. Salah satunya pembangunan Pesantren Tahfidz Tunanetra Putri Sam’an Cinta Quran yang disebut sebagai pesantren tahfidz khusus tunanetra putri pertama di Indonesia.
Selain itu, Cinta Quran Foundation terus mengembangkan Cinta Quran Center sebagai kampus pembinaan calon dai Alquran yang didukung unit wakaf produktif untuk menopang operasional pendidikan para santri.
Di tingkat internasional, Cinta Quran Foundation juga menyampaikan perkembangan pembangunan sejumlah masjid, antara lain Masjid Baitul Makmur di Melbourne, Australia, Masjid Indonesia di Edmonton, Kanada, serta Masjid Ash-Sholihin di Yokohama, Jepang yang telah selesai dibangun.
BERITA TERKAIT: