Mendikdasmen Berharap MBG Berkelanjutan dan Ditingkatkan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/adityo-nugroho-1'>ADITYO NUGROHO</a>
LAPORAN: ADITYO NUGROHO
  • Rabu, 04 Maret 2026, 05:59 WIB
Mendikdasmen Berharap MBG Berkelanjutan dan Ditingkatkan
Mendikdasmen Prof. Dr. Abdul Mu’ti. (Foto: Humas Kemendikdasmen)
rmol news logo Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Prof. Dr. Abdul Mu’ti mengatakan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan bagian tak terpisahkan dari program Kemendikdasmen. 
 
“Terutama yang berkaitan dengan program 7 Kebiasaan Indonesia Hebat, yaitu bangun pagi, beribadah, berolah raga, makan sehat bergizi, rajin belajar, bermasyarakat dan tidur cepat,” ujar Mu’ti dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Selasa malam, 3 Maret 2026. 
 
MBG juga merupakan bagian dari program pendidikan karakter yang merupakan program Prioritas Presiden, terdiri atas penanaman nilai-nilai spiritual, sosial, tertib, disiplin, bertanggung jawab, kepemimpinan, budaya bersih, tata krama, dan sebagainya. 
 
“Jadi MBG memiliki kaitan yang sangat langsung dengan program Kementerian Dikdasmen,” tegasnya.
 
Mu’ti lalu mengungkapkan, bahwa menurut laporan terakhir Sekjen Kemendikdasmen, penerima MBG saat ini adalah sebanyak 49.614.433 siswa, dari total 53.394.088 siswa sekolah, atau telah mencapai 93 persen dari total siswa di seluruh Indonesia. 
 
Yang belum menerima 3.780.445 siswa. Sementara, sekolah yang sudah menerima sebanyak 288.845 dari total 434.812 Satuan Pendidikan, atau 66,5 persen dari sekolah di Indonesia. 

“Jadi capaiannya sudah sangat tinggi,” jelasnya.
 
Kemendikdasmen telah mendapatkan temuan menarik tentang kontribusi program MBG terhadap pendidikan karakter dan motivasi belajar siswa. Dari kerja sama penelitian dengan Lab Sosio Universitas Indonesia ditemukan bahwa Program MBG membantu murid untuk mendapatkan pangan bergizi, khususnya kelompok sosio ekonomi rendah.
 
MBG juga memberikan pengalaman yang menyenangkan dari produk maupun makan bersama dan lebih semangat dalam belajar. Sementara itu, MBG juga sangat disukai dan dirasakan manfaatnya oleh murid. 
 
“Karena itu program ini diharapkan berkelanjutan dan ditingkatkan kualitasnya,” pungkas Mu’ti. rmol news logo article
 
Konten iklan di bawah berasal dari platform DISQUS, tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA