Penanganan Kasus Lapangan Padel Jangan hanya Reaktif Usai Muncul Polemik

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widodo-bogiarto-1'>WIDODO BOGIARTO</a>
LAPORAN: WIDODO BOGIARTO
  • Kamis, 26 Februari 2026, 23:38 WIB
Penanganan Kasus Lapangan Padel Jangan hanya Reaktif Usai Muncul Polemik
Ilustrasi olahraga Padel. (Foto: Istimewa)
rmol news logo Polemik lapangan padel yang marak diprotes warga menjadi pelajaran penting bagi tata kelola kota Jakarta. 

Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta Fahira Idris mengapresisi ketegasan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang telah menetapkan aturan baru bagi pengelola lapangan padel untuk menjamin keamanan, kenyamanan, dan ketertiban warga.

“Kasus lapangan padel harus menjadi evaluasi serius bahwa kebijakan tata kota harus lebih antisipatif, bukan hanya reaktif setelah muncul polemik,” kata Fahira dalam keterangannya, Kamis 26 Februari 2026.

Menurut Senator Jakarta, fenomena padel yang berkembang sangat cepat dalam dua tahun terakhir seharusnya sudah dapat dipetakan dampaknya sejak awal. 

Jakarta sebagai kota dengan dinamika sosial-ekonomi tinggi perlu memiliki mekanisme mitigasi terhadap tren usaha yang tumbuh pesat agar tidak menimbulkan konflik sosial di kemudian hari.

Ia menegaskan, perizinan tidak boleh hanya berhenti pada aspek administratif, tetapi harus mempertimbangkan dampak kebisingan, tata ruang, lalu lintas, hingga kenyamanan warga sekitar. 

Kebijakan perkotaan modern seperti Jakarta, harus berbasis dampak sosial dan kualitas hidup warga," pungkas Fahira. rmol news logo article
Konten iklan di bawah berasal dari platform DISQUS, tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA