Langkah ini difokuskan untuk mengantisipasi aktivitas remaja berisiko, terutama aksi “perang sarung” yang kerap muncul dan berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Kepala Satpol PP Kota Bandar Lampung, Ahmad Nurizki Erwandi mengatakan, pihaknya memasifkan patroli malam di sejumlah titik yang kerap menjadi lokasi berkumpulnya anak muda hingga larut malam.
“Kami memasifkan patroli malam untuk mencegah aktivitas remaja berisiko saat Ramadan, terutama pencegahan perang sarung antar remaja,” ujar Nurizki diberitakan
Kantor Berita RMOLLampung, Jumat, 20 Februari 2026.
Sejumlah kawasan menjadi perhatian, di antaranya area sekitar Kantor Kecamatan Enggal, jalur menuju Kantor Gubernur, hingga wilayah Kedaton. Di titik-titik tersebut petugas akan melakukan pemantauan serta mengimbau remaja agar membubarkan diri apabila kedapatan berkumpul melewati batas waktu wajar.
Nurizki menegaskan, pendekatan yang dilakukan lebih bersifat persuasif dan edukatif, bukan sekadar penertiban kaku.
“Situasi ini perlu perhatian serius agar tidak berkembang menjadi gangguan ketertiban umum. Kami mengedepankan pencegahan dengan memberikan pemahaman pentingnya menjaga ketertiban dan keselamatan,” tegasnya.
Dalam pelaksanaannya, Satpol PP berkolaborasi dengan Polresta Bandar Lampung melalui Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta perangkat pamong setempat.
Meski demikian, Nurizki menekankan peran orang tua menjadi kunci utama dalam pencegahan. Ia mengimbau keluarga agar lebih ketat mengawasi anak-anaknya, terutama pada malam hari hingga menjelang sahur.
“Perbanyak ibadah atau istirahat di rumah. Peran orang tua sangat penting dalam mengawasi aktivitas anak,” pesannya.
BERITA TERKAIT: