Menurut Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, rute baru ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sistem transportasi publik sekaligus mengurangi kemacetan akibat ketergantungan terhadap kendaraan pribadi.
“Minggu depan, saya akan membuka rute baru dari Blok M menuju Bandara Soekarno-Hatta secara langsung. Saya yakin rute ini akan efektif mengurangi penggunaan kendaraan pribadi,” kata Pramono dalam sambutannya pada Launching of Indonesia City Investment Accelerator (ICIA) di Shangri-La Hotel Jakarta, Selasa, 3 Februari 2026.
Pramono menyebut di era kepemimpinannya, pengembangan transportasi publik menjadi prioritas utama dalam memperkuat pondasi kota pada 2026. Selain memperluas jangkauan MRT dan LRT, pemerintah juga fokus mengembangkan layanan TransJabodetabek yang menghubungkan Jakarta dengan wilayah penyangga.
Sebelumnya Pemprov DKI telah membuka sejumlah rute TransJabodetabek, antara lain Alam Sutera-Blok M, PIK 2-Blok M, Bogor-Blok M, serta Ancol-Blok M.
Kehadiran rute Blok M-Bandara Soekarno-Hatta dinilai penting untuk melengkapi konektivitas transportasi publik dari dan menuju pusat kota. Rute tersebut akan menjadi alternatif baru bagi masyarakat yang selama ini mengandalkan kendaraan pribadi, taksi, maupun bus bandara.
Dengan tarif yang terjangkau hanya Rp 3.500,- dan jalur khusus, TransJakarta diharapkan mampu menjadi pilihan transportasi yang lebih efisien.
BERITA TERKAIT: