Tito mengaku sudah berdiskusi dengan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi agar peristiwa serupa tidak terjadi lagi kedepannya.
“Kita semua berduka karena ada 22 orang yang wafat karena peristiwa kebakaran ini, di gedung ini,” kata Tito.
Tito memastikan sudah memerintahkan Pemprov DKI Jakarta untuk mengevaluasi prosedur hingga pencegahan kebakaran gedung.
“Kemudian saya diperintahkan untuk mengevaluasi prosedur, tata cara untuk pencegahan kebakaran atas gedung-gedung itu seperti apa, dan kemudian agar tidak terulang kembali," kata Tito.
Sebagaimana diketahui, kebakaran dilaporkan warga kepada petugas Damkar pada pukul 12.43 WIB pada Selasa 9 Desember 2025.
Sebanyak 29 unit mobil damkar beserta 101 personel dikerahkan untuk memadamkan api.
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: