Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang yang bisa terjadi hingga setidaknya pukul 20.30 WIB.
Hujan intensitas sedang hingga lebat diperkirakan turun di berbagai wilayah, mulai dari Kepulauan Seribu hingga pelosok Kabupaten Bogor, Bekasi, dan Tangerang.
Beberapa wilayah kota besar seperti Jakarta Selatan, Jakarta Barat, hingga Depok dan Bekasi, juga berada dalam zona peringatan.
Fenomena ini tidak hanya ditandai oleh derasnya curah hujan. BMKG mencatat potensi munculnya kilat/petir dan hembusan angin kencang yang bisa membahayakan aktivitas masyarakat, terutama di ruang terbuka.
Wilayah yang diprediksi terdampak lebih awal meliputi daerah padat seperti Cengkareng, Kebayoran Baru, Pasar Minggu, Kramatjati, hingga kecamatan-kecamatan di Kota Depok seperti Pancoran Mas dan Beji.
Sementara di luar Jakarta, kawasan strategis seperti Cibinong, Cikarang, dan Serang Baru di Kabupaten Bekasi, serta Bojonggede dan Megamendung di Kabupaten Bogor juga masuk daftar.
Namun, kondisi ini diperkirakan tidak berhenti di situ. BMKG menyampaikan peringatan lanjutan bahwa hujan disertai angin dan petir tersebut berpotensi meluas ke sejumlah wilayah tambahan, hampir mencakup seluruh kecamatan di Jakarta Pusat, Jakarta Timur, serta wilayah barat dan utara Kota Bekasi, Tangerang, dan Tangerang Selatan.
Cuaca ekstrem ini bisa berdampak pada berbagai sektor, termasuk lalu lintas, penerbangan, dan aktivitas ekonomi warga. Di beberapa titik yang rawan banjir, masyarakat diminta untuk siaga menghadapi kemungkinan genangan.
BMKG menekankan pentingnya memantau perkembangan informasi cuaca dari kanal resmi, serta menghindari berteduh di bawah pohon besar atau baliho saat hujan disertai petir melanda.
“Masyarakat diimbau untuk waspada dan berhati-hati terhadap dampak cuaca ekstrem, termasuk potensi banjir, pohon tumbang, dan sambaran petir,” bunyi pernyataan resmi BMKG.
BERITA TERKAIT: