Banjir Meluas, Rendam 62 RT di Jakarta

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-alfian-1'>AHMAD ALFIAN</a>
LAPORAN: AHMAD ALFIAN
  • Senin, 03 Maret 2025, 10:07 WIB
Banjir Meluas, Rendam 62 RT di Jakarta
Banjir akibat luapan Kali Ciliwung/Ist
rmol news logo Hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak Minggu malam, 2 Maret 2025, menyebabkan peningkatan status siaga di sejumlah pintu air, termasuk Bendung Katulampa yang mencapai Siaga 1 pada pukul 21.30 WIB. 

Kenaikan debit air juga tercatat di Pos Pantau Depok, Angke Hulu, dan Pesanggrahan, memicu banjir di berbagai wilayah DKI Jakarta.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Isnawa Adji melaporkan, hingga Senin  3 Maret 2025 pukul 09.00 WIB, sebanyak 62 RT terdampak banjir dengan ketinggian air bervariasi antara 30 hingga 370 cm.

Di Jakarta Selatan, banjir melanda 20 RT, dengan wilayah terparah berada di Pejaten Timur, Rawajati, dan Tanjung Barat akibat luapan Kali Ciliwung. Ketinggian air di beberapa titik mencapai 370 cm, memaksa warga untuk mengungsi.

Sementara di Jakarta Timur, genangan terjadi di 42 RT, dengan Kampung Melayu menjadi wilayah terdampak terbesar, mencapai 26 RT. Luapan Kali Ciliwung juga menggenangi wilayah Cawang dengan ketinggian air mencapai 300 cm.

"Meski demikian, air mulai surut di beberapa titik, seperti di Srengseng Sawah dan Lenteng Agung, yang sebelumnya terdampak," kata Isnawa lewat keterangan resminya.

Banjir yang semakin tinggi memaksa sebagian warga untuk mengungsi ke lokasi yang lebih aman. Saat ini, terdapat 30 jiwa dari Kampung Melayu yang mengungsi di SDN Kampung Melayu 01/02. 

Sementara di Bidara Cina, 27 jiwa mengungsi di Kantor RW 011 dan Aula Kelurahan Bidara Cina.

"BPBD DKI Jakarta telah menyalurkan bantuan berupa 1.000 boks makanan siap saji bagi warga terdampak dan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk percepatan penanganan," sambungnya.

Petugas BPBD bersama Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) telah dikerahkan untuk melakukan penyedotan air dan memastikan sistem drainase berfungsi optimal.

BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera menghubungi layanan darurat di nomor 112 jika membutuhkan bantuan. Layanan ini tersedia 24 jam dan gratis.

Dengan cuaca yang masih berpotensi hujan, masyarakat diharapkan tetap berhati-hati, terutama di wilayah yang rawan banjir.rmol news logo article



Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA