Hujan lebat menyebabkan kenaikan Bendung Katulampa menjadi siaga 3 (Waspada) Pukul 20.20 WIB, siaga 2 (Siaga) Pukul 20.40 WIB, dan siaga 1 (Bahaya) Pukul 21.30 WIB.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat, genangan terjadi di 38 RT hingga pukul 07.00 WIB.
"Banjir diakibatkan luapan Kali Ciliwung," kata Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji dalam keterangan resmi, Senin 3 Maret 2025.
Menurut Isnawa, Jakarta Selatan terdapat 18 RT terendam banjir yang terdiri dari Kelurahan Tanjung Barat dengan jumlah 4 RT dengan ketinggian 40 sampai 180 cm.
Lalu di Kelurahan Pengadegan terdapat 1 RT dengan ketinggian 130 cm, Kelurahan Rawajati 7 RT dengan ketinggian 100 sampai 220 cm, Kelurahan Pejaten Timur 6 RT dengan ketinggian 350 sampai 370 cm.
Banjir juga menggenangi puluhan RT di wilayah Jakarta Timur
Kelurahan Bidara Cina 3 RT dengan ketinggian 160 sampai 170 cm, Kelurahan Kampung Melayu 4 RT dengan ketinggian 150 cm, Kelurahan Balekambang 3 RT dengan ketinggian 170 sampai 230 cm.
Kelurahan Cawang 5 RT dengan ketinggian 220 cm, Kelurahan Cililitan 2 RT dengan ketinggian 100 sampai 200 cm, Kelurahan Gedong 3 RT dengan ketinggian 80 sampai 200 cm.
Untuk Kelurahan Kampung Melayu terdapat 30 jiwa yang mengungsi di SDN Kampung Melayu 01/02
"Bantuan BPBD yang disuplai berupa makanan siap saji 1000 boks," kata Isnawa.
BPBD mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengoordinasikan Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik.
"Bersama dengan para lurah dan camat setempat, kami menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas," kata Isnawa.
BERITA TERKAIT: