Ketua Umum EMP, Rahman Patur menyampaikan, peluncuran Papua Digital Academy dimaksudkan untuk mewadahi potensi sumber daya manusia Papua. Sasaran program ini ialah pelajar, mahasiswa, dan pemuda Papua yang merantau untuk melanjutkan studi.
“Kami melihat bakat dan potensi anak-anak muda Papua itu luar biasa. Namun, mereka jarang menemukan wadah yang tepat untuk pengembangan potensi dan bakat tersebut. Atas alasan itulah, kami menggagas program ini,†ujar Rahman dalam keterangannya, Sabtu (19/11).
Pria asal Fakfak itu pun kagim dan tidak menyangka kalau program ini bakal disambut antusias oleh generasi muda Papua yang studi di Jawa, terutama di Jawa Barat.
“Namun, setelah kami luncurkan (program) ini di Bali pada awal November lalu ternyata banyak anak-anak muda Papua di Bali khususnya, sangat tertarik untuk berpartisipasi," katanya.
"Kesan positif berikutnya juga kami dapatkan dalam peluncuran kedua di Banten beberapa hari lalu. Alhasil, pas di Jawa Barat ini justru peminatnya mencapai ratusan lebih. Ini luar biasa,†imbuhnya.
Dia berharap, program Papua Digital Academy ini dapat memberi manfaat sebesar-besarnya bagi generasi muda Papua, sehingga kelak mereka mampu membangun daerahnya.
“Harapan besar dari kami Eksponen Muda Papua, semoga melalui program ini sedikit banyak dapat berkontribusi dalam perbaikan dan peningkatan mutu sumber daya manusia Papua. Dengan begitu, mereka suatu kelak bisa bangun Papua yang lebih baik,†pungkasnya.
BERITA TERKAIT: