Disampaikan Ketua KPU Bondowoso Junaidi, pentingnya peran pemilih pemula tersebut, karena mereka akan memilih sesuai hati nurani.
Menurutnya, pemilih pemula akan lebih obyektif terhadap pilihan nantinya, baik itu pemilihan eksekutif maupun legislatif.
"Bukan berdasarkan faktor kepentingan dan lain sebagainya," ujar Junaidi dikutip
Kantor Berita RMOLJatim.
Pemuda juga dianggap memiliki pemikiran yang maju atau revolusioner, karenanya pemilih pemula dapat memberikan hak suaranya pada pemilu nanti. Sehingga pemimpin yang terpilih, juga memiliki visi dan misi yang dibutuhkan oleh masyarakat.
"Keinginan kami, pemuda atau pemilih pemula dapat menguasai berbagai lini," lanjut pria yang karib disapa Cak Jun tersebut.
Setidaknya, lanjutnya, akan ada sekitar ratusan ribu pemilih pemula yang hingga saat ini masih belum terdata karena beberapa hal, salah satunya usianya yang belum genap 17 tahun.
Sehingga mereka para calon pemilih pemula tersebut, pastinya belum memiliki e-KTP, hal tersebut yang menjadikan pihaknya terus lakukan kordinasi dengan Dispendukcapil.
"Agar mereka setelah masuk usia 17 tahun, terlebih sebelum pemilihan agar bisa mendapatkan e-KTP dan nantinya bisa memberikan hak suaranya," pungkasnya.
BERITA TERKAIT: