Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto mengatakan, acara ini disambut sukacita dan penuh kedamaian oleh para penduduk Kampung Gambut.
"Ya, acara Bakar Batu itu ditujukan dalam rangka menyambut sukacita perayaan Natal. Salah satu Pos jajaran Satgas Yonif MR 413 Kostrad yaitu Pos Bendungan Tami juga turut dalam memeriahkan acara tersebut." Terang Anggun dalam keteranganya, Jumat (25/12).
Acara Bakar Batu merupakan suatu tradisi penting di Papua yang berupa ritual memasak bersama-sama dengan tujuan bersyukur, bersilaturahim, dan menyambut hari besar termasuk salah satu diantaranya Perayaan Natal.
"Kegiatan ini juga merupakan bentuk toleransi antar umat beragama, dan kami selaku penjaga Perbatasan RI-PNG di wilayah Kampung Gambut turut larut dalam sukacita yang mereka rasakan." Tambah Dansatgas.
Sementara itu, Letda Inf Bayu Dwigantara selaku Komandan Pos Bendungan Tami menambahkan, dalam acara bakar batu ini setidaknya memasak 5 ekor Babi, puluhan kilo sayur dan umbi-umbian. "Ini terbilang mewah dan termasuk acara besar yang biasanya digelar dalam acara Bakar Batu." Jelas Bayu.
Selaku tokoh masyarakat Kampung Gambut yang juga sebagai penyelenggara acara Bakar Batu, Yalimo Kogoya (56) menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada Satgas Yonif MR 413 Kostrad yang turut berpartisipasi dalam acaranya.
"Terimakasih atas bantuan Satgas, semoga dalam perayaan Natal ini, kita semua senatiasi diberikan kedamaian dan kasih." Ucap Yalimo.