Perum Bulog Pastikan Stok Beras Jawa Tengah Aman Hingga Empat Bulan Ke Depan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-kiflan-wakik-1'>AHMAD KIFLAN WAKIK</a>
LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK
  • Selasa, 22 Desember 2020, 03:35 WIB
Perum Bulog Pastikan Stok Beras Jawa Tengah Aman Hingga Empat Bulan Ke Depan
Stok beras/RMOLJateng
rmol news logo Perum Bulog Wilayah Jawa Tengah memastikan persediaan beras untuk memenuhi masyarakat pada 3-4 bulan ke depan.

"Stok beras tersebar di 30 komplek pergudangan yang ada di wilayah Kanwil Jawa Tengah," ujar Kepala Perum Bolog Kanwil Jateng, Miftahul Ulum, dikutip Kantor Berita RMOLJateng, Senin (21/12).

Miftahul mengatakan, stok pangan pokok yang ada di gudang Perum Bulog aman. Sehingga, masyarakat tidak perlu khawatir akan terjadi lonjakan harga menjelang Natal dan Tahun Baru 2021.

"Kami juga mengimbau kepada masyarakat agar berbelanja dengan bijak untuk menghindari peningkatan permintaan yang berpengaruh pada lonjakan harga," katanya.

Sambungnya, dalam rangka mengantisipasi lonjakan harga menjelang Natal dan Tahun Baru 2021, pemerintah melalui Perum Bulog juga terus melakukan kegiatan 'Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga Beras Medium' (KPSH).

Untuk di wilayah Jawa Tengah, kegiatan KPSH dilaksanakan serentak di seluruh kabupaten/ kota, dengan menggunakan cadangan beras pemerintah (CBP).

"Kegiatan KPSH digelar untuk menjaga ketersediaan, keterjangkauan dan stabilisasi harga pangan. Adapun harga jual untuk wilayah Jateng ditetapkan sebesar Rp 8.100/kg," tuturnya.

Dijelaskan dia, Perum Bulog Kanwil Jateng berkomitmen akan terus menggelontorkan beras ke pasaran, selama harga beras belum stabil. Penyaluran beras dilakukan melalui masing-masing cabang, yakni Cabang Semarang, Cabang Pati, Cabang Surakarta dan Cabang Pekalongan.

"Adapun sepanjang 2020 hingga saat ini, Perum Bulog Jateng telah menggelontorkan sebanyak 63.356 ton beras selama Kegiatan KPSH di seluruh wilayah Jawa Tengah," jelasnya.

Dengan dilakukannya kegiatan KPSH ini, lanjutnya, diharapkan masyarakat tidak kesulitan mendapatkan beras berkualitas dengan harga terjangkau. Selain itu, ketahanan pangan nasional juga akan tetap terjaga.

"Kegiatan KPSH di seluruh wilayah Jawa Tengah memprioritaskan pada daerah-daerah yang mengalami kenaikan harga, dengan memperhatikan aspek akuntabilitas dan tata kelola yang baik sesuai dengan ketentuan perundangan," ujarnya.

Adapun pelaksanaan kegiatan KPSH melibatkan berbagai pihak, seperti distributor, mitra, pedagang pengecer, outlet binaan Bulog, Satgas Pangan, dan pemda setempat.

Keterlibatan Satgas Pangan dalam kegiatan KPSH ini untuk melakukan pengawasan terhadap pihak-pihak yang menjalankan kegiatan KPSH, termasuk monitoring, pengendalian dan pengamanan. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA